MAGELANG – Sapi jenis limousin menjadi salah satu hewan kurban yang diberikan pejabat kepada masyarakat saat Hari Raya Idul Adha 1439 H. Seperti yang dilakukan Presiden Joko Widodo dan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito. Sigit menyerahkan sapi limousin seberat 650 kilogram ke takmir Masjid Nurul Huda, Kelurahan Panjang.

“Sapi itu telah melalui proses pemeriksaan oleh tim dari Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Pemkot Magelang. Pemeriksaan hewan kurban lainnya telah dilaksanakan sejak sebelum Hari Raya Idul Adha di depo-depo Kota Magelang. Pemeriksaan meliputi kuku, mulut, gigi, suhu tubuh, testis, dan hati,” kata Kepala Disperpa Pemkot Magelang Eri Widyo Saptoko, Rabu (22/8).

Dia menyebutkan, depo penjual hewan kurban mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Tahun ini ada 24 depo, meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 22 depo. Peningkatan ini menunjukkan antusias warga untuk menjual hewan kurban juga bertambah.

Ditambahkan drh Heru Tri Susila dari tim pemeriksaan hewan kurban Disperpa Pemkot Magelang, pihaknya mendapatkan bantuan personel saat memeriksa hewan kurban. Yakni 22 orang dari Disperpa sendiri, 66 orang dari Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP) Magelang dan enam orang lainnya dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Tengah. Per 18 Agustus 2018, dari 24 depo yang ada, berhasil diperiksa kesehatan 73 ekor sapi, 941 ekor domba, dan 51 ekor kambing. “Segera buang hati sapi jika ditemukan cacing,” ujarnya.

Lain lagi dengan Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan. Dia memilih berkurban dengan sapi jenis metal seberat 700 kg. Total ada lima sapi dan 10 kambing yang disembelih dalam kegiatan di halaman Asrama Polisi (Aspol) Ganten, Magelang Selatan.

“Kami sudah punya data dari Babinkamtibmas untuk pembagian daging kurban ini, yang akan didistribusikan di 31 kelurahan dan desa di wilayah hukum Polres Magelang Kota. Juga untuk Panti Umi Kulsum Kelurahan Wates, Lapas IIA Magelang, dan Pondok Pesantren Tidar. Ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang kurang mampu agar bisa ikut merasakan Hari Raya Idul Adha,” jelasnya.

Sementara Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo memilih menyembelih sendiri hewan kurbannya yang berupa seekor sapi. Total ada lima ekor sapi dan tiga ekor kambing yang disembelih dalam kegiatan di Lapangan Aspol Jagoan, Magelang Selatan itu.

Menariknya, mereka memilih membungkus daging kurban dengan besek bambu untuk menggantikan kantong plastik. “Tujuannya untuk mengurangi sampah plastik, sekaligus meningkatkan pendapatan perajin besek bambu,” tandas Hari. (dem/laz/mg1)