JOGJA – Idul Adha identik dengan acara bakar-bakar sate daging kambing. Bahan bakar utama sate kambing, yakni arang, mulai dicari warga yang hari ini membakar daging kambing menjadi sate lezat.

Meningkatnya permintaan arang menyebabkan sejumlah pedagang arang panen pembeli arang. ‘’Saya bias menjual arang sampai 50 kilogram saat Idul Adha seperti sekarang ini,’’ ujar pedagang arang di Pasar Kranggan Jogja Pur.
Padahal menurut pengakuan Pur, hari-hari biasa dia kesulitan menjual arang. ‘’Kadang hanya laku satu kilogram sehari. Kadang tidak laku juga,’’ ujar Pur.
Beberapa lapak arang di Pasar Kranggan buka sampai sore. Harga per kilogram arang Rp 5.000. ‘’Saya tidak menaikkan harga meskipun ada peningkatan permintaan arang,’’ ujar Pur.

Salah seorang mahasiswa UGM Faisal Nur mengatakan acara bakar sate dengan teman-temannya untuk mempererat persahabatan. “Kapan lagi makan daging gratis?” kelakar Faisal.

Teman Faisal, Fazrin Khaerul Saleh mengatakan sate dipilih karena cocok dikerjakan bersama-sama. ‘’Seru dan menyenangkan. Selain itu bahan dan alatnya mudah didapat,’’ ujar Fazrin.

Namun di Pasar Beringharjo, permintaan arang tidak mengalami peningkatan. ‘’Para pembeli arang yang biasanya pedagang bakso, nasi goreng, dan sate di Beringharjo pada tutup,’’ ujar pedagang arang di Beringharjo Ratmi. (cr10/iwa/mg1)