Isi Lapangan Tengah, Seto Siapkan Skema Baru

SLEMAN – PSS Sleman terancam tanpa dua pemain andalannya saat menjalani laga kandang melawan Persegres Gresik, di Stadion Maguwoharjo yang akan digelar Selasa ( 4/9) mendatang. Dave Mustaine dan Adi Nugroho dikabarkan harus menepi selama beberapa minggu akibat cedera serius.

Cedera tersebut tentu akan sangat merugikan bagi PSS Sleman yang kini tengah berjuang memperebutkan tempat papan atas demi memuluskan jalan ke Liga 1. Kerugian itu terutama tanpa Dave, yang selama ini menjadi motor lini tengah skuad Super Elang Jawa- julukan PSS Sleman. ”Dave, mendapatkan cedera saat latihan,” kata pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara dihubungi kemarin (22/8).

Dari tim medis, jelas Seto, Dave harus menepi sampai sebulan lebih sampai dengan proses pemulihan. Dikabarkan play maker Elang Jawa tersebut mengalami cedera pada otot ligamen. Sedangkan Adi Nugroho mengalami cedera lutut yang sebenarnya sejak lama dialami.

Ya, sejak berlatih di Lapangan UNY, sebelum laga melawan Madura FC, tampak lutut gelandang serba bisa tersebut dibalut plastik tipis atau cling film yang biasa digunakan dalam penangan cedera dalam olahraga. ”Penanganan seperti apa, kami serahkan ke tim dokter dan terus akan kami pantau,” jelasnya.
Kehilangan dua pemain kuncinya, membuat Seto harus memutar otak untuk mencari pengganti dalam mengarungi putaran kedua Liga 2 yang semakin ketat. Untuk Dave, yang biasa beroperasi di lini tengah, besar kemungkinan akan kembali mengandalkan Irham Irhaz.

Namun, bila dilihat dari gaya bermain Seto, yang gemar melakukan bongkar pasang pemain, absennya Dave dan Adi bisa disiasati dengan mengubah skema. Apalagi dengan enam penggawa baru Super Elang Jawa, maka lobang yang ditinggalkan kedua pemain dapat ditambal.

Seperti di laga terakhir kontra Madura FC, Seto bermain dengan skema 4-3-3, minus Dave Mustaine. Gelandang tengah, diisi oleh tiga gelandang Arie Sandy, Amarzukih, dan Ichsan Pratama. Meski harus diakui, tanpa kehadiran Dave lini tengah PSS Sleman kurang kehilangan daya, sehingga harus menelan kekalahan. ”Tentu akan menjadi kerugian, karena ke dalaman skuad kami menjadi berkurang,” katanya.

Sementara itu, selama jeda kompetisi, PSS Sleman akan menjalani uji coba. Pada Minggu (26/8) mendatang Elang Jawa akan mencoba kekuatan dari PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo. Uji coba PSS Sleman menjadi agenda untuk mengisi jeda kompetisi yang cukup lama akibat pelaksanaan Asian Games di Jakarta dan Palembang yang tengah berlangsung.
PSS Sleman menargetkan selama jeda kompetisi, minimal ada dua laga uji coba. Namun, sejauh ini, baru tim asal Kota Semarang, Jawa Tengah yang sudah memastikan menggelar uji coba di Sleman akhir pekan ini. ”Minggu nanti pasti uji coba melawan PSIS Semarang di kandang,” kata Manajer PSS Sleman Sismantoro. (bhn/din/mg1)