MAGELANG – Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemkot Magelang tetap akan menggelar pawai atau karnaval pembangunan. Kegiatan ini menjadi puncak perayaan HUT ke-73 Kemerdekaan RI di Kota Magelang. Agenda tahunan itu akan melibatkan ratusan peserta berupa mobil hias dan kesenian serta kostum adat di jantung kota, Sabtu (25/8).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang Taufiq Nurbakin mengatakan, para peserta berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, kelurahan, kecamatan, sekolah, dan umum. “Peserta akan mengawali karnaval dari Jalan Ahmad Yani, kemudian ke area Alun-Alun, Jalan Pemuda, Jalan Tidar, Jalan Tentara Pelajar, dan finish di Alun-alun Barat depan Masjid Kauman,” katanya, Selasa (21/8).

Selain para peserta, untuk meramaikan acara karnaval turut ditampilkan Drumband Caka Lokananta dari Akademi Militer (Akmil) Magelang. Selanjutnya drumband dari SMA Taruna Nusantara, SMK Kesdam, dan teatrikal kolosal dari Kodim 0705/Magelang. “Saat ini ada 56 peserta yang mendaftar, namun kemungkinan akan bertambah saat technical meeting nanti,” ujarnya.
Taufiq menambahkan, karnaval kemerdekaan ini menjadi pesta rakyat yang menampilkan arak-arakan budaya Nusantara sebagai representasi dari keberagaman suku dan budaya di Tanah Air. Selain itu sebagai upaya dan spirit mengisi semangat kemerdekaan.

“Harapannya dengan kegiatan ini dapat menguatkan Kota Magelang sebagai satelit pariwisata Jawa Tengah. Apalagi karnaval yang akan ditampilkan nantinya sangat berkelas,” jelasnya

Rencananya Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, Wakil Wali Kota Windarti Agustina, dan Forkompimda akan berada di panggung kehormatan Alun-Alun Timur. Para peserta boleh menampilkan pertunjukan beberapa menit sebelum meninggalkan area pertunjukan.

“Sudah tahun keempat kami menggelar karnaval pembangunan ini dan kami prediksi penontonnya akan sangat banyak. Apalagi hiburan ini bersifat gratis dan murni pesta rakyat,” tandas Taufiq. (dem/laz/mg1)