KULONPROGO – Pembangunan Puskesmas Temon II sudah selesai dan siap beroperasi. Lokasi Puskesmas tersebut di sayap barat relokasi warga terdampak bandara Desa Palihan.

Sebagian barang Puskesmas yang tersimpan di Balai Desa Palihan sudah mulai dipindahkan kemarin (22/8). “Target kami pada 12 September 2018 sudah bisa melayani warga,” kata Kepala Tata Usaha (TU) Puskesmas Temon II Slamet Riyadi.

Gedung lama Puskesmas tersebut di Jalan Raya Wates-Purworejo Km 15, Desa Palihan masuk area Izin Penetapan Lokasi (IPL) bandara dan harus pindah. Gedung bekas Puskesmas Temon II kini digunakan Angkasa Pura (AP) I.
Sejak November 2017 pelayanan Puskesmas Temon II dipindahkan ke rumah warga Plempukan, Desa Sindutan. “Selama menunggu gedung baru kami menyewa di sini, pelayanan tetap berjalan,” kata Slamet.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kulonprogo Ananta Kogam Dwi Korawan mengatakan setelah gedung baru diserahkan rekanan, akan segera digunakan. ‘’Sehingga pelayanan tetap maksimal dan menghemat biaya. Menyewa rumah tidak murah,” ujar Ananta.

Koordinator Kesehatan Keliling (Kesling) Agus Supriyanto mengatakan pemindahan barang-barang dilakukan bertahap. Sekaligus melakukan penataan ruangan.
“Pada saat peralatan inti dipindahkan, pelayanan kesehatan akan dialihkan dahulu ke Pustu (Puskesmas Pembantu) dan itu hanya sehari saja,” ujar Agus.

Gedung baru menempati lahan 2.100 meter persegi. Lebih luas dibandingkan gedung lama. Beberapa bagian masih harus disempurnakan. Di antaranya areal parkir yang terbatas dan belum berpagar. Akses masuk perlu dipikirkan agar memudahkan masyarakat.
“Saat ini jalan masih tanah dan belum rata. Pagar dan akses jalan katanya sudah dibicarakan dan akan dipikirkan sambil jalan,” ujar Agus. (tom/iwa/mg1)