Dua Atlet Panjat Tebing DIJ di Asian Games 2018
SLEMAN – Setelah menjalani pemusatan latihan selama 16 bulan di Jogjakarta, sebanyak 20 atlet akhirnya diberangkatkan menuju arena Asian Games 2018 di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/8). Dua atlet panjat tebing asal DIJ Seto dan Fitriyani optimistis mempersembahkan medali bagi kontingen Indonesia.

Seto akan berlaga dalam nomor combined. Sedangkan Fitriyani akan bersaing di nomor speed. Keduanya, akan bahu-membahu bersama atlet lainnya, untuk mempersembahkan menambah pundi-pundi medali bagi Indonesia. “Saya optimistis bisa membawa pulang medali ke Jogja,” kata Seto di sela-sela pelepasan kontingen pajat tebing, Selasa (21/8).

Seto yang masih pelajar kelas XI di SMK Piri Jogja ini mengaku siap menudukkan para pesaing. Meski nomor yang dimainkan tergolong baru, dia yakin bisa bersaing dengan atlet-atlet dari negara lain. Dia menyatakan akan memberi kekuatan semaksimal mungkin untuk bisa meraih medali di Palembang, Sumatera Selatan. “Usaha maksimal berikan yang terbaik,” jelasnya.

Seto menegaskan cukup percaya diri untuk menghadapi Asian Games ke 18 ini. Dengan persiapan selama satu setengah tahun, dia mengaku siap untuk menghadapi lawan yang lebih senior. “Persiapan khusus lebih ke mental,” katanya.

Sementara Fitriyani akan mengamati lawan yang nanti dihadapi. Setiap arahan pelatih, akan diperhatikan secara seksama karena menjadi bagian strategi tim. “Saya siap bertanding di nomor apapun,” jelasnya.

Pelatih kepala tim panjat tebing Indonesia Caly Setiawan mengakui anak asuhnya sudah tidak sabar untuk segera memulai kompetisi. Panjat tebing sendiri akan dimulai Kamis (23/8). Sememtara sampai dengan saat ini, belum ada pembagian siapa saja yang akan bertanding. “Nanti siapa yang akan bermain di nomor-nomor tertentu, baru akan dibagi di Palembang,” katanya.
Sementara target yang diusung, pada Asian Games tahun ini yakni raihan dua emas. Diprediksi, raihan emas bisa diperoleh dari nomor speed. “Sesuai target federasi, diharapkan bisa meraih dua emas,” jelasnya.

Ketua Umum KONI DIJ Prof Djoko Pekik Irianto berpesan kepada atlet agar tampil semaksimal mungkin di ajang tersebut. Sebab, torehan prestasi yang didapat, tidak hanya mengharumkan nama Indonesia dan atlet itu sendiri, tetapi Jogjakarta sebagai daerah tempat bernaung. ”Atlet Jogja harus memberikan prestasi bagi Indonesia,” kata Djoko.

Koni DIJ pun memberikan dukungan kepada atlet yang juga melakukan pemusatan latihan di DIJ. Kepada atlet DIJ yang telah berada di Jakarta dan Palembang, KONI DIJ memberikan support dan uang extra fooding ketika melakukan monitoring dan evaluasi di kedua kota tempat diselenggarakannya Asian Games. (bhn/din/mg1)