JOGJA – Petenis kursi roda DIJ Ndaru Patma Putri semakin percaya diri untuk terjun di ajang Asian Paragames 2018, yang akan berlangsung 7-12 Oktober mendatang. Saat ini, atlet asal Bantul itu tengah mempersiapkan diri dengan melakukan latih tanding dengan mengikuti sejumlah ternamen. Salah satunya di Malaysia bersama timnas tenis kursi roda Indonesia.

Belum lama ini beraga di Labuan Open 2018 di nomor women single main drow, Ndaru sukses menembus partai final. Sayang, di partai puncak ini dia kalah 1-6 dan 4-6 dari unggulan 1 asal Malaysia.”Ini pengalaman yang sangat berharga,’’ ujarnya, Selasa (21/8).

Sebelum ke Malaysia, belum lama ini Ndaru juga mengikuti turnamen untuk mengukur kemampuan diri di Turki. Meskipun belum mendapatkan hasil maksimal, kesempatan bertanding di luar negeri ini menjadi bekal berharga baginya untuk meningkatkan kemampuannya.

Di Labuan Open 2018 ini, Indonesia berangkat dengan tujuh atlet dan didampingi empat pelatih. Di ajang ini Indonesia sukses merebut dua medali perak dan tiga perunggu. Medali itu terdiri dari satu medali perak satu perunggu dari nomor women single maindrow, dan satu perak, dua perunggu dari nomor quad.”Selanjutnya kami akan mengikuti Kuala Lumpur Open dalam waktu dekat,’’ jelasnya.

Di Asian Paragames nanti, Ndaru berharap bisa memberikan hasil maksimal. Dia mengakui persaingan dari negara-negara lain juga sangat ketat. Apalagi ini akan menjadi ajang internasional pertama baginya.”Yang penting akan tampil dengan maksimal. Mohon doa dan dukungannya,’’ harapnya. (din/mg1)