Bawaslu Temukan Dua Caleg dengan Penulisan Berbeda

MUNGKID – Rapat Pleno Terbuka KPU Kabupaten Magelang menyepakati jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 979.500 orang. Jumlah pemilih perempuan 491.254 orang, sementara laki-laki 488.246 orang. Jumlah ini sudah final dan KPU segera memilah pemilih yang tidak memenuhi syarat.
“Kami segera pilah pemilih yang tidak memenuhi syarat, seperti meninggal dunia, kemudian pindah daerah hingga pemilih yang semula berstatus sipil menjadi TNI-Polri atau sebaliknya,” kata Ketua KPU Kabupaten Magelang Afiffuddin, Selasa sore (21/8).

Sementara itu Bawaslu Kabupaten Magelang menerima hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi DPSHP akhir dan penetapan DPT oleh KPU Kabupaten Magelang untuk Pemilu 2019. Sebelum menyetujui hasil rekapitulasi, mereka mengaku telah lebih dulu melakukan pengawasan melekat sejak pleno PPS dan pleno PPK. Dari hasil pengawasan ditemukan sejumlah temuan yang langsung direkomendasikan kepada PPS dan PPK dalam rapat pleno rekapitulasi.
“Kami mewajibkan semua jajaran pengawas untuk melakukan pengawasan melekat guna memastikan DPSHP akhir benar-benar bersih sebelum ditetapkan sebagai DPT. Kami juga harus memastikan DPT benar-benar bersih dari data ganda, baik ganda antardesa, antarkecamatan maupun antarkabupaten,” kata anggota Bawaslu Kabupaten Magelang M. Dwi Anwar Kholid.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang MH Habib Shaleh menambahkan, pihaknya juga menemukan dua caleg yang memiliki penulisan nama berbeda antara di Daftar Caleg Sementara (DCS) dan DPSHP (Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan). Yakni atas nama Muhlasin di DCS dan Muchlasin SPd di DPSHP. Dua nama ini memiliki alamat sama yaitu TPS 19 RT 3, RW 13 Perum Gading Mas, Banjarnegoro, Mertoyudan. Caleg kedua yakni nama Parmono SE di DPSHP dan H. Parnomo SE di DCS.
“Dua nama ini beralamat sama di TPS 2 Desa Banyurojo, Mertoyudan. Kedua nama ini sudah diklarifikasi oleh Panwascan Mertoyudan dan diketahui merupakan orang yang sama,” ungkapnya.

Habib mengatakan pihaknya memberikan rekomendasi atas temuan Panwascam Mertoyudan ini ke KPU Kabupaten Magelang untuk segera ditindaklanjuti. “Bawaslu mengapresiasi kerja keras PPS, PPK dan KPU Kabupaten Magelang yang selalu menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu. Apresiasi juga kami berikan atas dedikasi dan kinerja mereka dalam mewujudkan DPT yang bersih,” tandas Habib. (dem/laz/mg1)