GUNUNGKIDUL – Kunjungan Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi ke Nusa Tenggara Barat (NTB) menyisakan cerita tersendiri. Bersama rombongan kepala daerah se-DIJ, Immawan mengungsi di tenda darurat. Itu setelah NTB kembali diguncang gempa berkekuatan 7 skala Richter Minggu (19/8) malam.
“Saya tidur di tenda. Nyenyak juga, karena sudah biasa tidur seperti ini pada gempa Bantul 2006,” ungkap Immawan, Senin (20/8).

Menurutnya, rombongan dari DIJ “mengungsi” di tenda darurat sekitar pukul 23.34 Wita. Dan kembali di hotel esok siangnya pukul 14.00.
Sebagaimana diketahui, gempa berpusat di 8,28 Lintang Selatan, 116,71 Bujur Timur. Tepatnya di laut lepas berjarak 30 kilometer dari Lombok Timur, NTB. Kekuatan gempa sangat terasa di Hotel Puri Indah Nusa Tenggara Barat, tempat Immawan beserta rombongan menginap.

Kehadiran Immawan bersama rombongan dalam rangka menyerahkan bantuan kepada korban gempa. Total bantuan sebesar Rp 162 juta. Dari Pemkab Gunungkidul Rp 100 juta. Sisanya hasil iuran masyarakat Bumi Handayani. Lantaran terus terjadi gempa susulan, rombongan urung tidur di kamar hotel dan mencari lokasi aman.

Menurut dia, pascagempa Minggu (19/8) malam, situasi di Lombok berangsur normal. Kendati demikian, guncangan cukup keras terjadi saat dilangsungkan pertemuan dengan jajaran Pemprov NTB siang, Senin (20/8).
Rombongan dari DIJ dijadwalkan kembali Selasa (21/8) mendatang. “Saat ini kami masih mem-briefing anggota SAR DIJ yang ditugaskan di Lombok,” ucapnya.

Sekprov DIJ Gatot Saptadi mengatakan, rombongan kunjungan kerja terdiri atas bupati Bantul, wakil bupati Gunungkidul, wakil bupati Sleman, wakil wali kota Jogja, wakil bupati Kulonprogo, Sekda Kabupaten Sleman, dan Sekda Kabupaten Bantul. Mereka memilih tidur di halaman hotel lantaran khawatir bangunan tempat menginap runtuh akibat gempa susulan.

“Saat terjadi gempa susulan gubernur DIJ sedang transit di Bali,” ungkapnya. Adapun total bantuan dari DIJ mencapai Rp 2,1 miliar. Berbentuk uang tunai, sembako, dan obat-obatan sebanyak 2 truk kontainer. Bantuan telah diterima Wakil Gubernur NTB Muh Amin. (gun/yog/mg1)