JOGJA – Upaya PSIM Jogja untuk mendapatkan lawan tanding yang sepadan atau lebih secara level, dalam laga uji coba pada jeda kompetisi terancam pupus. Sampai dengan, Senin (20/8), belum ada kejelasan tim mana yang akan menjadi lawan dari skuad Laskar Mataram- julukan PSIM Jogja.

Sejatinya, pada Sabtu (25/8) mendatang, PSIM Jogja akan menghadapi PSIS Semarang pada laga uji coba yang akan digelar di Stadion Sultan Agung (SSA). Namun, upaya manajemen Laskar Mataram untuk bertemu jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul untuk mendapatkan izin penggunaan stadion belum juga terlaksana.

Alhasil, PSIS Semarang lebih memilih PSS Sleman sebagai lawan uji coba yang rencana digelar di Stadion Maguwoharjo pada Minggu (26/8) mendatang. ”Karena itu, kami harus mencari lagi tim mana yang bisa kami jadikan lawan tanding,’’ kata Manajer PSIM Jogja Erwan Hendarwanto.

Uji coba pada masa jeda kompetisi selama sebulan ini, dinilai Erwan sangat penting untuk menjaga ritme bermain. Selain itu, laga uji coba juga dibidik oleh Erwan, untuk mengukur sejauh mana program latihan selama jeda kompetisi berhasil diserap oleh para pemain.

Namun, bila tidak ada tim sacara level di atas atau pun sama, maka langkah yang akan dilakukan oleh Laskar Mataram, yakni membidik tim Liga 3 untuk diajak menggelar uji coba. ”Kami akan mengoptimalkan dengan klub liga 3, karena lebih realistis ketimbang klub lokal,” kata Erwan.

Erwan mengatakan, selama seminggu ini, Hendika Arga dkk masih difokuskan pada latihan fisik yang dipusatkan di UNY. Menu latihan fisik akan dilahap oleh para pemain hingga akhir minggu ini.

Selanjutnya, para pemain pun akan difokuskan pada pembenahan organisasi penyerangan. ”Kami akan drill finishing touch para pemain,” kata pemain yang pernah menjabat sebagai asisten pelatih dari Seto Nurdiyantara ini.

Sementara itu Pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak berharap dalam jeda kompetisi ini, minimal ada dua kali uji coba sebelum menghadapi dua laga kandang. Pada September mendatang, Laskar Mataram akan menjamu PSBS Biak dan Persegres Gresik. ”Dengan kesiapan yang lebih matang, harapannya bisa sapu bersih dua laga tersebut,” jelasnya.

PSIM Jogja saat ini bertengger di peringkat ketujuh klasemen Grup Timur Liga 2. Mataram Knight – julukan PSIM, memiliki selisih empat poin dari klub yang ada di atasnya Blitar United. Dua kekalahan beruntun di putaran kedua menyebabkan upaya Laskar Mataram untuk bisa merangsek ke papan atas tersendat. (bhn/din/mg1)