PURWOREJO – Jarak tempuh lebih pendek, karnaval dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan ke-73 RI terlihat meriah dan semarak, Senin (20/8). Masa mengumpul di sepanjang rute yang dilewati peserta. Teriknya matahari membuat masyarakat harus berebut tempat yang teduh.

Dalam sehari, setidaknya ada dua event karnaval digelar dengan rute yang bebeda. Pagi hari kategoti PAUD/TK mengawali kegiatan dengan fokus di seputaran Alun-Alun Purworejo.

Peserta cilik diarahkan masuk ke kantor bupati yang menjadi panggung kehormatan. Sekda Said Romadhon yang mewakili Bupati Agus Bastian beberapa kali turun dari panggung untuk menerima souvenir dari peserta.
Lepas Duhur, peserta dari SD/MI-SMP/MTs keluar dari titik start di
SMAN 7 Purworejo. Bermacam tampilan dan kreasi diunjukkan kepada
publik. Berbeda dengan PAUD/TK, jarak tempuh lebih panjang harus
dilakoni.

“Panjang rute untuk SD-SMP sekitar 2 kilometer. Dari SMAN 7 mereka menyusuri Jalan Mayjen Sutoyo hingga stasiun kota. Selanjutnya belok kanan dan masuk ke Jalan Urip Sumoharjo dan berakhir di Gedung Kesenian,” kata Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Promosi Wisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo Andang Nugerahatara Sutrisno.

Diungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar penampilan peserta tetap terjaga dengan performa terbaik mereka. Hal itulah yang mendasari penentuan jarak tempuh lebih pendek.

“Kami mengatur dari titik keberangkatan peserta sampai usai karnaval. Kendaraan pengangkut yang menurunkan di kawasan SMAN 7 diarahkan parkir di sekitar Gedung Kesenian untuk menjemput. Jadi tidak sampai muncul penumpukan,” jelas Andang.

Disinggung jumlah peserta, dia menyebut untuk peserta di tingkat SD/MI ada 16 tim, sedangkan SMP/MTs ada 10 tim. Andang juga menyampaikan rangkaian karnaval masih akan digelar Jumat (24/8) mendatang untuk kategori umum dan instansi. Sementarasiswa SMA/SMK akan diturunkan pada hari Sabtu (25/8). Menggunakan konsep karnival, tampilan ini dinamakan Grebeg Kamardikan. (udi/laz/mg1)