MUNGKID – Setelah sekian waktu posisi Sekda Pemkab Magelang hanya diisi pelaksana tugas (Plt), mulai Senin (20/8) diisi penjabat (Pj) sekda. Endra Endah Wacana yang berposisi sebagai Asisten Bidang Administrasi Umum ditunjuk dan dilantik sebagai Pj. Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan Bupati Zaenal Arifin di Pendopo Soepardi, Kompleks Kantor Pemkab Magelang, Senin (20/8).

Pelantikan dilakukan setelah sebelumnya melalui proses pengajuan permohonan persetujuan tertulis bupati Magelang kepada gubernur Jawa Tengah sebagai wakil pemerintah pusat. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan didasarkan pada UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
“Yang mengamanatkan apabila Sekretaris Daerah berhalangan melaksanakan tugasnya, maka tugas Sekretaris Daerah dilaksanakan oleh Penjabat yang ditunjuk oleh bupati atas persetujuan gubernur sebagai wakil pemerintah pusat,” kata Zaenal.

Endra Wacana resmi dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang melalui SK Bupati Nomor 180.182/821/45/KEP/22/2018 tentang pengangkatan sekda. Dalam kesempatan itu, bupati juga mengingatkan sebentar lagi pemerintahan akan memasuki akhir tahun anggaran 2018.

“Sehingga Pengguna Anggaran maupun Kuasa Pengguna Anggaran agar memaksimalkan realisasi fisik dan keuangan sesuai target kinerja program. Serta mematangkan perencanaan program dan kegiatan tahun anggaran 2019,” tegasnya.

Ia mengajak Penjabat Sekretaris Daerah, para Asisten Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah, serta seluruh Komponen yang terkait agar bahu-membahu menuntaskan capaian target-target pada RPJMD 2014-2019. “Sekaligus mempersiapkan penyusunan RPJMD 2019-2024,” ujarnya.

Terpisah, sejak dilantik 1 Agustus lalu sebagai Pelaksana Harian (plh) Sekda Pemkot Magelang Joko Suparno mengaku telah menyiapkan nama-nama yang akan diajukan wali kota untuk dimintakan persetujuan. Yakni persetujuan kepada gubenur Jateng bahwa penjabat sekda untuk maksimal enam bulan ke depan. Sayangnya, pria yang saat ini menjabat kepala Bappeda itu enggan menyebutkan nama-nama yang diusulkan.

“Kami hanya menyiapkan nama-nama. Soal siapa nama yang kemudian dimintakan persetujuan ke gubenur, itu kewenangan wali kota. Usulan dalam amplop tertutup yang kami tidak tahu. Yang jelas, proses penunjukan penjabat sekda sedang dalam tahap usulan,” ungkapnya.

Sebagai Plh Sekda, Joko Suparno hanya mempunyai waktu 15 hari untuk menentukan siapa penjabat sekda yang akan ditunjuk wali kota. Dia akan bertugas maksimal 15 hari ke depan, menggantikan Sugiharto yang mulai kemarin memilih mengajukan masa persiapan pensiun (MPP). “15 hari kerja lho Mas, bukan 15 hari kalender. Jadi masa jabatan saya tinggal hitungan hari,” tandasnya. (dem/laz/mg1)