BANTUL – Terinspirasi dari aplikasi permainan Angrybird di aplikasi android, Isdarmono, 35, menciptakan inovasi keramik celengan karakter tokoh kartun.”Dulunya gerabah sempat merosot, tapi 2014 akhirnya memutuskan beralih ke celengan karakter kartun,” ungkap Darmono kepada Radar Jogja.

Dalam beberapa bulan, permintaan celengan karakter kartunnya terus meningkat. Akhirnya Darmono memutuskan untuk membuat inovasi karakter lain. Hingga kini, ada lebih dari sepuluh karakter kartun yang dibuatnya. “Saya juga mengikuti perkembangan karakter kartun di tv,” jelasnya.

Pada masa awal pembuatan, Darmono membuat celengan berbagai karakter dengan membentuk sendiri menggunakan tangan. Selain prosesnya lama, untuk membuat karakter dengan bentuk yang sama juga terbilang tak mudah.

Sehingga dia memutuskan untuk membuat celelngan dengan cetakan khusus agar hasilnya maksimal. “Tapi karena permintaannya semakin banyak, saya memutuskan untuk mengambil celengan mentahan di orang lain. Saya tinggal bakar, cat dan finishing,” tegasnya.

Diakui, dia cukup kesulitan mengerjakan dari awal sendiri, karena hanya dibantu istri. Dalam satu minggu dia bisa membakar celengan 120-150 buah untuk sekali bakar. “Dulu saat permintaan masih banyak, bisa bakar dua kali. Sekarang hanya satu kali,” tutur warga Dusun Kasongan, Bangunjiwo, Kasihan ini.

Darmono mengakui, semua karakter yang dibuat sudah tidak booming lagi. Jadi, dia tetap optimistis, dan sering melihat-lihat di televisi tokoh kartun apa yang paling diminati anak-anak. Karakter terakhir yang kini dibuat adalah bus tayo. Kendati peminatnya sudah berkurang, kebanyakan pelanggannya malah toko-toko di Dusun Kasongan. “Dulu Bali rutin, dikirim ke Boyolali juga dan Kalimantan. Beberapa kali juga wisatawan asing datang membeli,” tegasnya.

Celengan karakter ini dibanderol dari harga Rp 7.000 hingga Rp 17.000. Tergantung tingkat kesulitan dan ukuran. Tayo menjadi celengan paling mahal. (ega/din/mg1)