Pedagang Pasar Demangan Jogja punya cara untuk bersenang-senang dan sejenak melepas penat. Untuk sesaat mereka tidak berfikir tentang harga komoditi atau laris tidaknya dagangan. Tapi mereka memilih untuk karaoke di pasar.

Jauh Hari Wawan, Jogja

Deddi Puji Martika langsung mengambil mikrofon dan mendendangkan lagu kesukaanya. Bergantian dengan pedagang lainnya. Berbagai genre lagu dari berbagai tahun diputar. Kendati nada ataupun lirik lagu tidak pas, mereka tetap antusias.

Ya selama beberapa saat para pedagang Pasar Demangan itu sedang mengikuti lomba karaoke sekaligus untuk merayakan HUT ke-73 Republik Indonesia kemarin (18/8).
“Suara saya tidak bagus tapi ya buat gayeng-gayeng saja,” katanya penuh percaya diri. Tapi aktivitas itu diakuinya untuk sejenak dapat bersantai dan menyanyi untuk melepas penat.

Deddi yang berdagang turun temurun sejak dari neneknya berharap kegiatan serupa sering diadakan. Efeknya, kata Deddi, pada semakin tenarnya pasar. “Harapannya sering diadakan kareba sekaligus sebagai promosi pasar,” kata pedagang jajanan pasar asal Baciro itu.

Lurah Pasar Demangan Irawan Setyabudi mengaku sengaja mengadakan lomba di pasar. Bekerjasama dengan mahasiswa KKN Mercu Buwana. “Sekaligus memberikan hiburan kepada para pedagang,” kata Irawan.

Diakui Irawan pamor pasar tardisional di mata masyarakat masih jelek. Banyak yang beranggapan jika suasana pasar masih kumuh dan becek. Padahal, kata Irawan, pasar masa kini berbeda jauh dari sebelumnya.
“Pasar kini telah bertransformasi menjadi pasar yang bersih, modern dan nyaman,”katanya.

Karena itu dengan adanya lomba karaoke ini, Irawan punya misi ingin agar pamor pasar terangkat. Khusunya Pasar Demangan. Sebab, dengan adanya kegiatan semacam ini di area pasar, tentu dapat menarik minat konsumen.
“Dampak pasar yang ramai tentu terhadap meningkatnya perekonomian pedagang,” paparnya.

Selain lomba karaoke, para pedagang juga ditantang lomba kebersihan tiap los dan lomba los paling kotor. Irawan punya alasannya. Dia berdalih, lomba kebersihan dan paling kotor berefek pada perilaku para pedagang.Irawan berharap, dengan adanya kegiatan semacam ini dapat menarik konsumen. Selain itu, dia juga berharap ke depan akan semakin sering diadakan acara-acara di pasar. “Jelas, tujuannya untuk mengenalkan pasar,” tegasnya. (pra/mg1)