GUNUNGKIDUL – Warga Gunungkidul harus mewaspadai potensi tingginya kebakaran saat musim kemarau. Terutama di lahan pertanian maupun hutan. Ini menyusul terjadinya empat insiden kebakaran dalam sepekan terakhir. Bahkan di antaranya menelan korban jiwa. Kebakaran yang merenggut nyawa seorang warga bernama Sikar ini terjadi Kamis (16/8). Lokasinya di Desa Plembutan, Playen. Kakek berusia 70 ini diduga meregang nyawa akibat menghirup asap terlalu banyak.

”Karbon dioksida yang dihirup terlalu banyak,” jelas Babinsa Desa Plembutan Serda Muarif, Jumat (17/8).
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Gunungkidul Diyono mengingatkan kasus kebakaran saat musim kemarau tidak hanya berpotensi terjadi di kawasan permukiman. Melainkan juga di area pertanian dan hutan. Sebab, tidak sedikit dedaunan dan rumput kering yang mudah terbakar.
”Kondisi kering memicu mudah terbakar ,” katanya.
Karena itu, Diyono mengimbau agar warga masyarakat berhati-hati saat musim kemarau. Terlebih saat membakar sampah.
”Jangan di tempat sembarangan,” tegasnya. (gun/zam/mg1)