MAGELANG – Tradisi pemberian bantuan saat peringatan HUT Kemerdekaan RI, terus dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Pemkot Magelang. Kali ini, bantuan berupa kaki palsu diberikan kepada lima penyandang disabilitas. Mereka tersebar di lima kelurahan di Kota Magelang.

Kelima warga disabilitas yang mendapatkan bantuan itu adalah Haryadi, warga Kiringan Kelurahan Tidar Utara dan Mochammad Asrofi, warga Kelurahan Kemirirejo. Kemudian Suparman warga Canguk Kelurahan Rejowinangun Utara, Dwi Waskito, warga Wates Prontaan Kelurahan Wates dan Andi Mayudi, warga Jalan Cempaka, Kelurahan Kemirirejo.”Momen ini sangat relevan sebagai perwujudan dan komitmen Pemkot Magelang dalam memenuhi hak-hak penyandang disabilitas,” kata Kepala Dinsos Pemkot Magelang Hardi Siswantono, Kamis (16/8).

Dijelaskan, bantuan membuktikan bahwa pemerintah hadir untuk memberi layanan terbaik kepada masyarakat dalam rangka pelayanan kesejahteraan sosial. Termasuk bagi para penyandang disabilitas. “Harapannya alat bantu kaki palsu ini bisa melatih kemandirian dan kreavititas mereka dalam berkarya di kesehariannya,” tuturnya.

Selain itu, Hardi juga berharap para penyandang disabilitas di Kota Sejuta Bunga dapat termotivasi dan lebih semangat lagi. Mereka tetap bisa menjalankan fungsi sosial masyarakat, kendati punya keterbatasan. “Walaupun mereka punya keterbatasan dan berbeda dengan orang normal, tapi mereka punya hak yang sama seperti masyarakat pada umumnya,” ujarnya.

Penyuluh Sosial Muda Dinsos Kota Magelang Dwi Ambar Pratiknyo menambahkan, tidak hanya memberikan bantuan kaki palsu kepada lima penyandang disabilitas lebih dari itu, tim juga memberikan pendampingan dan pelatihan, maupun sosialisasi kepada penerima bantuan.
Setelah bantuan diserahkan, maka tugas penyuuh adalah membimbing mereka supaya bisa berjalan seperti orang pada umumnya. “Jadi tidak hanya diberikan bantuan saja,” tandasnya. (dem/din/mg1)