BANTUL – Upacara bendera memperingati HUT ke-73 RI di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bantul, Jumat (17/8) terasa istimewa. Sebab, sosok yang ditunjuk sebagai inspektur upacara kali ini bukan tokoh lokal. Melainkan Wakil Ketua MPR RI Muhaimin Iskandar. Dengan peci hitam dan baju koko putih dipadu sarung serta sepatu sneakers, politikus PKB itu memimpin upacara bendera ala santri. Ya, seluruh peserta laki-laki yang didominasi siswa dan guru tersebut menggunakan kostum khas kaum sarungan.
”Sarung produk dalam negeri. Sarung seharusnya menjadi tradisi kita semua,” ucap Cak Imin, sapaannya usai upacara.

Sebagai pimpinan lembaga negara, Cak Imin kali ini sengaja tidak mengikuti upacara bendera di Istana Merdeka bersama Presiden Joko Widodo. Melainkan hanya di madrasah. Alasannya madrasah merupakan lingkungan santri. Di mana madrasah tidak hanya mengajarkan berbagai ilmu keagamaan. Lebih dari itu juga tempat penanaman doktrin nasionalisme.
”Bagi santri NKRI tidak pilihan. Melainkan harga mati,” tegasnya.
Karena itu, Cak Imin meminta tradisi di lingkungan madrasah harus dijaga sekaligus dikembangkan.

Ketika disinggung mengenai sepatu, politikus kelahiran Jombang ini sandal tidak cocok digunakan saat upacara.
”Jadi harus pakai sepatu,” kelakarnya.
Pada bagian lain, upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan Pemkab Bantul terpusat di Lapangan Trirenggo. Bupati Bantul Suharsono didapuk sebagai inspektur upacara. (ega/zam/mg1)