JOGJA – Perusahaan jejaring penjual obat Apotek K-24 melakukan perjanjian kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) DIJ terkait program pendonasian uang kembalian pelanggan, Rabu (15/8).

Aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk partisipasi aktif K-24 untuk membantu sesama. Direktur Utama Apotek K-24 dr Gideon Hartono dalam konferensi persnya mengungkapkan, hal ini selaras dengan visi dan misi K-24 sebagai perusahaan yang peduli terhadap kesehatan masyarakat.

Dari total 430 outlet K-24 yang ada di Indonesia, 100 di antaranya bersedia berpartisipasi dalam program ini. Beberapa apotek di Jogjakarta, Jakarta, Palembang, Bali, dan Pulau Rote.

Program donasi ini nantinya dimulai per 1 September 2018 dan akan berlangsung selama satu tahun.

“Mekanismenya cukup mudah. Sebelum melakukan donasi, apoteker akan menanyakan terlebih dahulu kepada pelanggan apakah bersedia mendonasikan sebagian uang kembaliannya untuk amal. Kalau iya akan kami proses, jika tidak kami tidak memaksa,” ujar dr Gideon.

Uang yang didonasikan mulai dari pecahan kecil, misal Rp 50 atau Rp 100. Uang hasil donasi ini nantinya akan diserahkan setiap bulan dengan akumulasi laporan pertanggungjawaban dari PMI per tiga bulan sekali.

Ketua PMI DIJ GBPH H Prabukusumo sangat mengapresiasi program ini. Sebagaimana Undang-Undang No 1 tahun 2018 tentang Kepalangmerahan tugas PMI adalah menyalurkan bantuan dari masyarakat untuk masyarakat.

“Tak hanya mendonasikan darah, PMI bertugas untuk memberikan bantuan kepada korban konflik, kerusuhan, dan keamanan tetapi juga penanganan musibah, bencana, dan pelayanan kesehatan dan sosial,” ujarnya. (met/ila)