Bagas-Bagus Masih Fokus ke Timnas

MAGELANG – Berbagai tawaran saat ini menghampiri dua pemain tim nasional (Timnas) Indonesia U-16, Amirudin Bagas Kaffa dan Amirudin Bagus Kahfi. Tetapi orang tua mereka, Yuni Puji Istiono, memastikan duo kembar akan fokus dengan timnas terlebih dahulu dan belum berpikir untuk gabung dengan klub. Mengingat ada target tertentu di Piala AFC U16 2018 di Malaysia, September mendatang, yakni bisa lolos menuju Piala Dunia U17 2019.

“Semua sifatnya masih tawaran. Kami belum tentukan sikap. Intinya saya ngikut kemauan anak-anak. Mereka saat ini masih ingin fokus di Piala AFC,” kata Yuni, Selasa (14/8).

Pilihan itu membuat Bagas dan Bagus saat ini masih milik PPSM Magelang Junior. Keduanya telah didaftarkan ikut Piala Soeratin U 17 Jawa Tengah 2018 membela Macan Tidar Muda. Hanya saja, untuk bisa turun ke kancah tersebut, mereka masih menunggu izin dari jajaran pelatih timnas.

“Bagus, Minggu (12/8) kemarin, buru-buru ingin pulang Magelang karena ingin main membela PPSM. Tetapi oleh pelatihnya, sengaja dicarikan tiket pulang Magelang sore hari karena mereka tidak ingin terjadi apa-apa dengan Bagus kalau main di Piala Soeratin. Intinya, Bagas dan Bagus masih orang Magelang,” tuturnya.

Soal prestasi anaknya ini, Yuni merasa tidak menyangka si kembar ikut membawa Timnas Indonesia U-16 juara. Gelar ini tidak hanya dinanti oleh pemain saja, tapi juga seluruh masyarakat Indonesia.

“Hingga kini saya masih tidak menyangka bisa juara. Bahkan, si Bagus sebagai top score dengan 12 gol. Terus terang saya takjub dengan level permainan Bagus yang begitu tegas dan dingin menjadi predator gol,” ungkapnya.

Ke depan, ia meminta kepada kedua anaknya untuk fokus menghadapi AFC U-16 tahun 2018 yang akan dihelat di Malaysia, September mendatang. Bahkan, ia meminta anaknya untuk tidak memusingkan soal klub, meski sudah ada tawaran dari PSIS Semarang.

“Soal tawaran PSIS Semarang, saya katakan akan berdiskusi dulu dengan Bagas-Bagus. Tapi, intinya sekarang saya ingin keduanya fokus AFC dulu dengan target lolos ke Piala Dunia U-17 tahun 2019,” tandasnya.

Sementara itu, warga Dusun Sindas, Pancuranmas, Secang, Kabupaten Magelang beserta keluarga berencana mengkirab Bagas-Bagus keliling Magelang, Rabu (15/8) hari ini. Kirab ini sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus menyapa masyarakat Magelang dan sekitarnya. Hal ini tidak lepas dari si kembar Bagas-Bagus yang mampu mengantarkan Timnas U-16 juara Piala AFF U-16 tahun 2018 usai mengalahkan Thailand dalam final di Stadion Delta Sidoarjo.

Menurut Koordinator Kirab Imam S, kirab akan dimulai dari Lapangan Sindas menuju Alun-Alun Kota Magelang melalui Jalan Sindas dan Jalan A Yani Magelang. Beberapa komunitas dan PPSM Fans akan mengikuti kegiatan itu.
“Nanti yang ikut kirab dari warga dan beberapa komunitas, seperti komunitas mobil VW, komunitas jip, komunitas mobil tua, komunitas motor tua, para pendukung klub PPSM Magelang, dan lainnya. Mereka sangat antusias ikut kirab ini,” jelasnya.

Di Alun-Alun Kota Magelang, lanjut Imam, kedua anaknya akan bertemu dengan sejumlah elemen masyarakat. Bahkan, direncanakan akan salat duhur berjamaah di Masjid Agung Kauman Magelang itu.
“Nanti dipusatkan di area tulisan Magelang. Setelah itu lanjut kirab menuju Jalan Pemuda (Pecinan), Jalan Jenderal Sudirman, dan terus sampai ke kantor Bupati Magelang. Jadwalnya kita akan diterima oleh pak Bupati di pendopo,” jelasnya.

Dikatakan, kirab ini sebagai bentuk kecintaan warga Magelang terhadap Bagas-Bagus yang sudah mengharumkan nama bangsa. Mereka merasa bangga dengan kembar ini, yang meski sudah tenar tapi tetap ingat pada daerah asalnya.
“Hari ini Bagas masih di Jakarta, tapi besok sudah di Magelang untuk kirab. Sebelumnya Bagas-Bagus telah ketemu dengan gubernur Jateng dan wali Kota Semarang. Beliau sangat mengapresiasi Bagas dan Bagus, termasuk dua pemain lain yang berasal dari Jawa Tengah,” tandasnya. (dem/laz/mg1)