BANTUL – PS Tira akan memanfaatkan waktu jeda kompetisi Liga 1 dengan menggelar pemusatan latihan di Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (16/8). Sebelum menjalani pemusatan latihan, skuad Young Warriors- julukan PS Tira mendapatkan jatah libur setelah meraih kemenagan perdana saat melawan Persipura Jayapura, Sabtu (11/8) lalu.

Ya, memasuki masuki gelaran Asian Games kompetisi Liga Indonesia diliburkan selama hampir satu bulan. Nah, jeda libur yang cukup panjang inilah yang akan dimanfaatkan PS Tira untuk menyatukan skuad. Apalagi, memasuki putara kedua, sejumlah muka baru hadir dalam skuad besutan dari Nil Maizar.”Kami fokus lakukan pemusatan latihan dan evaluasi sebelum nanti ke Surabaya,” kata Nil Maizar, Senin (13/8).

Setelah jeda kompetisi PS Tira juga sudah ditunggu oleh lawan tangguh Persebaya Surabaya, di Gelora Bung Tomo. Ini akan menjadi laga berat bagi PS Tira. Sebab Bajul Ijo- julukan Persebaya pun sebelum jeda kompetisi, meraih hasil positif di kandang sendiri. Meskipun setalah itu kalah di laga tandang ke kandang Barito Putra.

Nil Maizar mengatakan, pemusatan latihan pada pertengahan kometisi kali ini memang cukup menguntungkan bagi skuadnya. Secara psikis, pemusatan latihan di Bogor dapat mengurangi kejenuhan anak asuhnya. Sedangkan secara permainan, jeda kompetisi memberi waktu untuk menyatukan dan mematangkan skema bermain Manahati Lestusen dkk. “Secara perlahan anak-anak menemukan irama dan mulai bisa menerapkan metode latihan. Apalagi saya datang ke PS Tira saat kompetisi tengah berjalan,” jelasnya.

Bahkan, kemenangan atas Persipura sebut Nil Maizar seperti kran air yang telah terbuka. “Kalau sudah mengalir bisa semakin baik mudah-mudahan lawan Persebaya semakin baik,” jelasnya.

Melihat progres timnya di pertandingan terakhir, eks pelatih Semen Padang ini optimistis bisa membawa PS Tira ke arah yang lebih baik dalam mengarungi sisa putaran ke dua. PS Tira sendiri kini tengah berada di zona merah klasemen Liga 1. “Secara kami punya skuad yang baik dan upaya kami akan berusaha untuk bisa keluar dari zona degradasi,” terangnya.

Seperti melawan skuad Mutiara Hitam- julukan Persipura, Nil Maizar cukup berani melakukan perubahan dengan menurunkan empat pemain U-23 sebagai starter, yakni Mahdi Albaar, Kasim Slamat, Izmy Hatuwe, termasuk memosisikan Dimas Drajad sebagai winger. (bhn/din/mg1)