PURWOREJO – Sedikitnya 162 anak sekolah dari eks-Karesidenan Kedu dukung suksesnya pemilihan umum (Pemilu) 2019. Berharap sukses, aman dan lancar. Pembacaan deklarasi dilakukan di GOR WR Soepratman kemarin (12/8).
Deklarasi tersebut disampaikan Perkumpulan Adisiswa Nusantara se-eks Karesidenan Kedu. Mereka merupakan penerima dana Program Indonesia Pintar.

Mereka menilai pemilu adalah pengejawantahan demokrasi Pancasila. Harus disukseskan sebagai tahap pembangunan bangsa bidang politik.
“Mengingat pentingnya Pemilu maka harus didukung semua komponen bangsa. Apalagi bagi kami generasi muda, harus mendukung suksesnya Pemilu 2019,” kata perwakilan Adisiswa Nusantara dari Purworejo Yuga Adi P.

Adisiswa Nusantara menilai Pemilu sebagai hak politik warga negara. Calon pemimpin yang dihasilkan dalam Pemilu 2019 nanti harus bersih dari penyakit masyarakat seperti pengguna narkoba, pedofilia maupun mantan koruptor.
“Kami akan mengutamakan pilihan pada calon pempimpin yang setia mengamalkan Pancasila, UUD, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Andreas Budi, perwakilan Kabupaten Magelang.

Pembacaan deklarasi disaksikan pembina Adisiswa Nusantara eks-karesidenan Kedu Bambang Sutrisno. Usai deklarasi digelar lomba gerak dan lagu.
Bambang mengatakan kesadaran berpolitik akan disampaikan anggota Adisiswa terhadap kawan mereka di sekolah. “Semua sepakat ingin menjadi peserta pemilu yang baik,” kata Bambang.
Ketua KPU Purworejo Dulrokhim mengatakan yang hadir adalah pemilih pemula. ‘’Tekad mereka harus didukung,” kata Dulrokhim. (udi/iwa/mg1)