JOGJA – Belum banyak orang yang belum tahu astronomi amatir. Mengenalkan itu, komunitas Penjelajah Langit baru saja melangsungkan sebuah kelas tentang astronomi di Taman Pintar Jogjakarta dengan tajuk Mengenal Astronomi Amatir.

“Diadakan pada Jumat (10/8). Komunitas Penjelajah Langit adalah komunitas yang menggeluti dunia astronomi yang sudah terbentuk sejak 2013,” jelas Founder Komunitas Penjelajah Langit Eko Hadi Gunawan.

Dia mengungkapkan, banyak kegiatan yang telah dilakukan seperti melakukan pengamatan benda langit, pengamatan hujan meteor. Termasuk sosialisasi astronomi ke masyarakat, edukasi astronomi ke sekolah, dan sebagainya.
Eko mengungkapkan, astronomi amatir adalah kegemaran atau hobi mengamati benda-benda langit. “Nah, orang-orang yang memiliki hobi tersebut dapat disebut sebagai astronom amatir. Semua orang bisa menjadi astronom amatir, tidak harus memiliki gelar atau bersekolah di ilmu astronomi,” ungkapnya.

Eko Hadi Gunawan menuturkan, acara ini diadakan ini karena dilatarbelakangi banyaknya masyarakat yang belum tahu tentang astronomi. Apalagi masih banyak masyarakat yang mengira ilmu astronomi itu adalah ilmu tentang meramal.

Komunitas Penjelajah Langit juga baru mengadakan riset tentang astronomi budaya yaitu melakukan penelitian tentang bagaimana orang di masa lalu itu menggunakan astronomi untuk memecahkan masalah.
“Ketika pukul 03.00 itu bagaimana cara menandai, atau bagaimana cara menandai waktu di malam hari. Mereka ternyata menggunakan benda-benda langit,” tambahnya.

Pengetahuan semacam itu adalah pengetahuan yang penting, tetapi belum banyak orang yang tahu. Riset tersebut sedang dalam progres 70 persen dan diperkirakan akan selesai pada 2018 ini. Rencana akan dipublikasikan ke masyarakat luas melalui jurnal nasional.

“Sebisa mungkin akan kami publish melalui jurnal nasional. Itu kalau bisa, kalau tidak ya di tempat yang benar-benar itu save, karena kami khawatir adanya plagiarism,” ujarnya. (mg5/ila/mg1)