BANTUL – Persija Jakarta gagal meraih poin penuh dari penghuni dasar klasmen PSMS Medan pada lanjutan Liga 1 di Stadion Sultan Agung, Minggu (12/8). Sampai laga berakhir, kedua tim bermain dengan skor kacamata.

Laga tersebut akan menjadi laga terakhir bagi Persija menggunakan SSA, karena setelah gelaran Asian Games, skuad Macan Kemayoran akan kembali home base-nya.

Persija Jakarta sebenarnya menguasai jalannya pertandingan. Minus Renan Da Silva dan Osas Marvellous yang diparkir di bench, Macan Kemayoran tetap mampu menampilkan permainan menyerang. Namun rapatnya lini belakang PSMS Medan yang dikomandoi Reinaldo Lobo mampu menetralisir serangan-serangan yang lahir dari kaki Marco Simic.

Permainan tim asal Medan sempat kedodoran setelah Reinaldo ditarik keluar lapangan karena cedera. Posisinya digantikan Muhammad Roby. Berkali-kali serangan bergelombang dari kaki Riko Simanjuntak dan Rohit Chand gagal berbuah gol.

Pertandingan justru berjalan menarik di penghujung laga. Di mana sejumlah peluang emas bagi Persija tak ada satu pun yang mampu dikonversi menjadi gol. Hal tersebut lantaran penjaga gawang Abdul Rohim menjadi benteng pertahanan yang cukup tanggung sehingga sulit dibobol.

Sundulan Marco Simic pada menit ke-89 berhasil ditepis oleh Abdul Rohim. Begitu pula Osas, yang sudah berhadapan satu dengan satu, sepakannya masih bisa terbaca oleh penjaga gawang bernomor punggung 20. Memasuki tambahan waktu tiga menit, kemelut terjadi di depan gawang PSMS. Shooting keras Renan Da Silva, memanfaatkan bola liar, masih juga dapat diamankan oleh Abdul Rohim.

Pelatih Persija Jakarta Alesandro Stefano Cugurra mengatakan,babak pertama skuad-nya bermain kurang fokus sehingga terlalu banyak mengandalkan bola-bola panjang langsung ke depan. Hal tersebut bisa diperbaiki setelah turun nimum. Masuknya Renan menggantikan Ramdani Lestaluhu pun cukup memberikan dampak.

”Kami kontrol game dan main setengah lapangan, tapi sayang kami tak bisa cetak gol,” kata pelatih yang akrab disapa Teco.

Sementara itu setelah jeda kompetisi, Persija dipastikan akan kembali ke home base asal. Dia pun menyampaikan terima kasih terhadap Bantul, yang sudah menerima Persija bermain. ”Kami sudah berpindah-pindah tempat, tapi setelah Asian Games kami akan kembali. Terima kasih untuk Bantul,” jelasnya.

Pemain Persija Sahar Ginanjar mengakui kurang puas atas capaian timnya. Namun, menurutnya, para pemain sudah memberikan permainan yang cukup maksimal. ”Saya minta maaf kepada the jak yang sudah jauh-jauh hadir ke sini namun kami belum dapat meraih hasil maksimal,” katanya.

Sementara pelatih PSMS Medan Peter James Butler mengaku cukup beruntung bisa mencuri poin dari tim yang sangat kuat seperti Persija. Laga tersebut akan dijadikan momentum bagi PSMS untuk menatap laga usai jeda kompetisi. (bhn/ila/mg1)