JOGJA – KONI DIJ mempersiapkan diri menyambut PON XX di Papua 2020 mendatang. Salah satu langkah yang dilakukan dengan mengadakan latihan fisik bagi para pelatih yang ada di Jogjakarta.

Pelatihan kondisi fisik bagi pelatih Puslatda (pemusatan latihan daerah) ini digelar mulai 11-15 Agustus mendatang.

Ketua Umum KONI DIJ Prof Djoko Pekik Irianto mengatakan, pelatihan bertujuan meningkatkan kualitas pelatih menuju pra PON dan PON Papua. Hal itu sesuai dengan ambisi KONI DIJ untuk peningkatan prestasi dari PON sebelumnya di Jawa Barat dengan masuk 10 besar dan mendulang 16 medali emas.

”Dengan pelatihan ini kan mendorong prestasi atlet menjadi lebih baik lagi,” kata Djoko di Kantor KONI DIJ, Minggu (12/8).

Pelatihan dari Kemepora merupakan kesempatan baik nagi pelatih untuk menambah pengetahuan, terutama dari segi aspek latihan fisik. Selain itu, KONI DIJ telah menggelar Puslatda untuk 30 cabor dan 158 atlet sejak akhir 2017.

”Hasilnya dari aspek fisik memang belum meningkat,” kata guru besar FIK UNY.

Program pelatihan, sebutnya, juga tak lepas mendukung program Kemenpora RI dalam mencetak 100 ribu pelatih di Indonesia. Dengan makin banyak pelatih berkualitas, akan semakin sebanding dengan kualitas atlet yang dihasilkan.

Sementara itu, Kasubdit Peningkatan Mutu Tenaga Pendukung Kemenpora Madih mengimbau pada pelatih untuk serius mengikuti instruksi dan pelatihan yang diberikan. Menurutnya, pelatih merupakan ujung tombak dalam melahirkan bibit-bibit atlet yang bisa berprestasi.
”Saya harap pelatihan seperti ini bisa berkesinambungan,” terangnya.

Seperti diketahui, terdapat 60 pelatih dari 31 cabor dan subcabor serta perwakilan KONI kabupaten/kota yang menjadi peserta pelatihan. Seperti atletik, balap sepeda, rugby, tarung drajat, softball, bola voli pasir, aeromodelling, panahan, panjat tebing, biliar, gulat. Juga dari judo, pencak silat, sepatu roda, petanque, terbang layang, yongmoodo, karate, anggar, wushu, taekwondo, renang, renang indah, binaraga, bridge, kempo, drumband, sepak bola, bola voli indoor, senam, dan sepak takraw. (bhn/ila/mg1)