GRAFIS: HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA

Dua tim asal DIJ yang berlaga di Liga 2 akan melakoni laga tandang sore ini. PSS Sleman menyambangi kandang Madura FC di Stadion A Yani, Sumenep, Madura. Sedangkan PSIM Jogja dijamu tuan rumah PS Mojokerto Putra di Stadion Gajah Mada, Mojokerto. Laga di pekan ke 13 ini menjadi ajang pembuktian dua tim di putaran kedua dengan tambahan amunisinya.

BAHANA

Laga big match Liga 2 akan terjadi sore ini di Stadion A Yani, Sumenep, Madura saat Madura FC menjamu PSS Sleman. Pemenang dari lagi ini, dipastikan memuncaki klasemen sementara wilayah timur Liga 2 Indonesia. Skuad Super Elja kini bertengger di puncak klasemen dengan nilai 25. Sedangkan Laskar Jokotole-julukan Madura FC menguntit di posisi kedua dengan hanya selisih satu poin.

Main di laga tandang, PSS Sleman tentu berupaya mencuri poin untuk tetap menjaga jarak dengan kompetitor yang ada di bawahnya. Sedangkan tuan rumah, dipastikan membidik poin penuh untuk bisa kembali memuncaki klasemen.

Bagi PSS, pertemuan ini menjadi upaya melakukan revans di pertmuan sebelumnya. Sebab, di hadapan pendukung sendiri di Stadion Maguwoharjo, Super Elja harus mengakui keunggulan Madura FC dengan skor tipis 1-2.
Bila dilihat dari catatan kandang Madura FC, upaya PSS Sleman untuk bisa membalas kekalahan cukup berat. Namun misi untuk mencuri poin dari Laskar Jokotole bukan mustahil dilakukan. Apalagi, dengan amunisi tambahan yang dimiliki PSS Sleman. Kehadiran Christian Gonzales, bisa menjadi pembeda bagi skuad PSS Sleman, untuk mencuri poin dari tangan Beny Ashar dkk.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara mengatakan kunci penting untuk bisa bermain baik pada laga nanti, kebugaran para pemain. Sebab, skuadnya hanya memiliki waktu sehari untuk recovery setelah menempuh perjalanan jauh menuju Madura. ”Kami fokuskan recovery. Pemain harus bisa menjaga diri dengan baik,” jelas Seto.

Stamina yang cukup baik, menurut Seto sangat penting dimiliki dalam persiapan pada laga hari ini. Menurut Seto, Madura FC dihuni oleh pemain-pemain muda dengan fisik dan kecepatan yang cukup baik. ”Waktu main di Sleman mereka punya speed yang bagus. Pemain mereka juga banyak yang masih muda,’’ jelasnya.

Selain itu, Seto harus berpikir keras untuk menyediakan komposisi yang pas, guna menggantikan dua pemain kuncinya yang absen. Untuk posisi Dave Mustaine, besar kemungkinan Seto bakal memainkan Ilham Irhaz. Sedangkan nama striker senior I Made Wirahadi, bakal diplot menggantikan posisi Tambun Naibaho yang harus menepi lantaran cedera. ”Pada laga nanti kami mememang tidak punya banyak pilihan. Namun mereka yang bermain nanti saya pastikan dalam posisi siap,” jelasnya.

Skema 4-3-3 sepertinya akan menjadi pilihan. Trio Wirahadi, Slamet Budiono dan Rangga Muslim akan dipercaya mengisi lini serang Super Elja. Tiga gelandang tengah bakal ditempati Ichsan Pratama, Amarzukih, dan Ilham. Sedangkan di posisi bek, kuartet Wirabuana Prayogo, Jodi Kustiawan, Arie Sandy dan Bagus Nirwanto akan menjadi palang pintu di depan penjaga gawang Ega Rizky.

Sementara itu dikubu Madura FC pun cukup percaya diri dengan kehadiran dua pemain anyar M Syukron dan Faris Aditama. Pelatih Madura FC, Salahudin menyebut kehadiran dua pemain anyar diharapkan bisa menjadi pendorong ambisi timnya untuk naik kasta. Dia menyatakan, kedua pemain tersebut, sudah cukup siap untuk bertemu PSS Sleman di laga kandang. ”Mereka akan membuat kami semakin baik,” terangnya.

Sementara di laga nanti, target meriah poin penuh menjadi harga mati untuk bisa terus bersaing lolos ke babak penyisihan. ”Target kami tetap tiga poin di laga kandang dan minimal satu poin tandang,” jelasnya. (bhn/din/mg1)