SLEMAN – Sebanyak 57 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Indonesia (UII) mengikuti program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di dalam dan luar negeri (LN), 1 Agustus-30 September 2018. PPL merupakan bagian dari kurikulum yang mengharuskan mahasiswa mengimplementasikan ilmu yang didapat di kelas kepada masyarakat umum dan sekolah pada khusunya.

“PPL internasional tidak lain merupakan bagian dari internasionalisasi UII dalam rangka menyiapkan mahasiswanya menjadi warga global,” jelas Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik & Riset UII Imam Djati Widodo di sela pelepasan peserta PPL di Ruang Sidang Gedung KH Wahid Hasyim, Kampus Terpadu UII (30/7).

Ia menegaskan, PPL juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa UII untuk mengaplikasikan ilmu. Oleh karenanya para mahasiswa peserta program ini harus benar-benar memahami lawan bicara. “Mengajar itu berarti berkomunikasi. Untuk mengajar dengan baik maka harus berkomunikasi dengan baik. Untuk berkomunikasi dengan baik maka kita harus memahami lawan bicara kita,” tutur Iman.

Ia berpesan kepada mahasiswa UII peserta program PPL untuk menjaga nama baik diri sendiri dan almamater. Sementara Dekan Fakultas Ilmu Agama Islam UII Tamyiz mengatakan, sejak 2016 Prodi PAI UII sudah mulai menerjunkan mahasiswanya hingga ke luar negeri.

Diadakannya PPL ini tidak lepas dari dukungan universitas dan sebagai bentuk syiar UII kepada masyarakat luas. “Anak-anak di sana nantinya harus memanfaatkan kesempatan mengajar dengan baik, semoga Allah SWT memudahkan segala usaha kalian,” tambahnya.

Untuk skala nasional, mahasiswa UII akan menjalani PPL pada 1 Agustus-30 September di Balikpapan, Lampung, Bali, Karawang, Tangerang, Bandung, dan Magelang. Sementara untuk skala internasional, mereka melaksanakan PPL di tiga negara yaitu Malaysia, Thailand, dan Timor Leste, pada 1 Agustus-31 Agustus. (ita/laz/mg1)