GUNUNGKIDUL – Sebagian area pertanian di Desa Karangtengah, Wonosari tak lagi gersang. Sebaliknya, lahan seluas dua hektare tersebut justru menghijau. Meski, saat musim kemarau.

Wakil Ketua Kelompok Tani Ngulir Budi Karangtengah II Sumaryanto mengatakan, lahan pertanian di wilayahnya saat ini ditanami tanaman hortikultura. Seperti kacang tanah, kecipir, kacang panjang dan cabai.
”Saat musim kemarau sekarang tak menganggur lagi,” jelas Sumaryanto Rabu (8/8).

Ada kiat khusus yang dilakukan para petani. Menurutnya, para petani memanfaatkan air Gua Bening untuk mengaliri area pertanian. Teknisnya, air gua dipompa kemudian dialirkan melalui saluran irigasi. Nah, para petani bergiliran memanfaatkannya.

”Hasil panennnya bagus. Bahkan sebagian dijual ke pasar rakyat,” ucapnya.
Menurutnya, sebagian komoditas Desa Karangtengah berkualitas tinggi. Di antaranya cabai. Bahkan, cabai ini favorit pembeli.
”Pedasnya khas,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Bambamg Wisnu Broto mengatakan, dinas telah meninjau lokasi pekan lalu. Dari tinjauan ini diketahui potensi air di Desa Karangtengah melimpah. Karena itu, Bambang mendorong para petani menanam hijauan pakan ternak. Seperti rumput gajah dan odot. Apalagi, rumput odot memiliki karakter berbeda. Seperti hanya berusia satu hingga dua bulan dan memiliki kadar protein tinggi.
”Sehingga hewan ternak lebih cepat gemuk dan besar,” tambahnya. (gun/zam/mg1)