JOGJA- Wakil Indonesia di ajang AFC Futsal Championship 2018 Vamos Mataram menargetkan bisa mengukir sejarah gemilang. Terlebih lagi, semifinal ajang bergengsi ini akan dihelat di Jogjakarta. Namun, upaya tersebut tidaklah mudah karena lawan yang harud dihadapi yakni wakil dari Irak, Nafit Al Wasat.

Lawan yang dihadapi memang cukup berat. Pasalnya, Wafit pernah menjadi runner up di ajang AFC Futsal Championship. Bila mampu mengalahkan perwakilan dari Irak, menjadi catatan tersendiri. Gempa yang melanda Mataram baru ini bisa menjadi pelecut bagi para pemain, untuk tampil maksimal mempersembahkan hasil terbaik.

Pelatih Vamos Mataram Reza Fallahsadeh mengatakan, skuadnya akan berjuang untuk bisa mencatatkan sejarah. Meski lawan yang dihadapi, secara kualitas memiliki pemain-pemain cukup mumpuni. “Kami masih banyak belajar dan selalu burusahan setiap laga. Stamuna dan analisa dari tim lawan menjadi hal utama dan semua sudah kami pelajari,” terang pelatih asal Iran ini.

Dari calon lawan, berstatus sebagai juara Grup B, Nafit lolos ke fase knock out usai seri melawan Al-Dhafra (UEA) dan menang atas Thai Son Nam (Vietnam) dan Jeonju MAG (Korsel) di fase grup.Dua tahun lalu mereka keluar sebagai runner-up dan tahun lalu kami hanya sampai perempat final. “Akan jadi pertandingan sulit melawan tuan rumah Vamos FC tapi kami akan memberikan (penampilan) yang terbaik,” jelas arsitek Nafit Al Wasat Haitham Abbas. (bhn/din/fn)