SLEMAN – Teka-teki siapa kapten PSS Sleman, akhirnya terjawab. Pemain anyar, Jodi Kustiawan dipercaya menjadi kapten skuad Super Elang Jawa (Super Elja). Bahkan, pada laga kontra Persiwa Wamena, Sabtu (4/8) lalu, ban kapten telah disematkan di lengan eks Persela Lamongan itu.

Penunjukkan Jodi ini sejatinya tidak mengejutkan. Meskipun sejatinya di skuad Super Elang Jawa- julukan PSS Sleman terdapat sejumlah nama pemain senior seperti Amarzukih, I Made Wirahadi, dan Dave Mustaine .

Pelatih Seto Nurdiyantara punya alas an tersendiri dengan penunjukan Jodi. Seto menilai sosok Jodi cukup layak memimpin rekan-rekannya. Selain bermain di posisi bek tengah, Jodi juga sebelumnya pernah bergabung dengan PSS sehingga tidak asing dengan kondisi tim. “Wawasannya cukup lumayan, saya pikir dia bisa memimpin teman-temannya dengan baik,” kata Seto Selasa (8/8).

Meskipun memiliki sejumlah nama senior, Seto menilai pemain asal Ngawi, Jawa Timur tersebut memiliki karakter yang kuat dalam memimpin. Apalagi dengan berposisi sebagai bek tengah, akan memudahkan koordinasi dengan pemain yang ada di depan.

Berkaca dari laga melawan Persiwa, eks pelatih PSIM Jogja ini pun memberikan pujian kepada kapten anyar PSS tersebut. Namun, dia menyebut masih ada sejumlah aspek yang harus diperbaiki untuk bisa terus memimpin PSS dalam pertandingan selanjutnya. ”Ada komunikasi yang harus dijalin. Mungkin persoalan komunikasi ini segera bisa diperbaiki,” terangnya.

Meski baru bergabung di skuad Super Ela, Jodi sudah tidak asing lagi bagi PSS Sleman. Sebelum bergabung dengan Persela, dia sempat mengenakan seragam Super Elja. Diungkapkan Jodi, alasan kepindahan dari PSS ke Persela, didorong wasiat sang ibu, yang meminta agar dia bermain bagi Persela. Namun di skuad Laskar Joko Tingkir tersebut, posisi Jodi kalah bersaing dari para bek tengah yang dimiliki PSS Sleman. ”Saya senang bisa kembali lagi ke PSS,” Jodi.

Sementara itu terkait dengan kans bek tengah anyar Rian Maizar, Seto menyebut secara teknis sudah bisa menyesuaikan dengan skuad yang lain. Namun, Seto sendiri masih belum puas melihat performa pemain tersebut dalam latihan. ”Saya belum lihat gregetnya. Semoga saja sudah bisa klop dengan yang lain,” terangnya. (bhn/din/fn)