JOGJA – Gempa yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sedikit mengganggu konsentrasi pemain klub futsal Vamos Mataram. Apalagi wakil Indonesia di ajang AFC Futsal Club Championship yang tengah digelar di Jogjakarta itu kini sedang persiapan menghadapi babak perempat final.

Meski tidak seluruhnya komposisi pemain asal NTB, setidaknya Mataram menjadi homebase bagi tim yang baru saja menjuarai Pro Futsal League Indonesia tahun ini. Kondisi itu tentu mempengaruhi tim yang sedang fokus untuk berjuang ke babak semifinal.

Media Officer Vamos Mataram Agung Maulana mengatakan, tim Vamos meski tengah berduka, akan fokus pada putaran kompetisi AFC Futsal Championship. Sejumlah pemain dan official berasal dari NTB, sudah menghubungi pihak keluarga.

“Kami bersyukur tidak ada yang menjadi korban bencana gempa bumi, sehingga tim bisa fokus melanjutkan turnamen ini,” kata Agung, Senin (6/8)

Sementara pemain Vamos, Bagus Himawan mengaku sempat gelisah saat mendengar berita bencana gempa yang terjadi di kampungnya. Selanjutnya, dia mencoba mencari tahu kondisi keluarga di Mataram. ”Keluarga sempat berkumpul dan tidur di luar, sampai kondisi benar-benar aman baru kembali ke rumah,” kata Bagus.

Beruntung gempa berkekuatan 7,0 SR itu tidak merenggut korban dari keluarganya. Bahkan kondisi bangunan rumah tinggal keluarganya pun tak mengalami kerusakan yang berarti.

”Memang sempat kembali cemas, karena ada ada gempa susulan paginya. Tapi setelah mendapat kabar keluarga baik-baik saja, hati jadi tenang,” terangnya.
Diakui gempa yang terjadi sempat mengganggu fokus menghadapi babak lanjutan AFC Futsal Club Championship 2018. Apalagi posisi Bagus cukup vital dalam menjaga barisan berpatahan dan mengatur serangan timnya.

Keluarga, jelas Bagus, mendorong untuk fokus di laga yang akan dihadapinya. Sang bunda tidak ingin kejadian di kampung halaman merusak fokus di laga sangat penting itu. Apalagi, bagi Bagus kejuaraan kali ini merupakan kejuaraan internasional pertama yang pernah diikuti selama menjalani karir futsal.

“Keluarga tetap tenang dan fokus latihan. Karena sudah diberitahu keluarga di sana baik-baik saja, dan meminta saya memberikan yang terbaik bagi klub, daerah, dan bangsa Indonesia,” ungkapnya. (bhn/laz/mg1)