MUNGKID – Guna mewujudkan smart city (kota cerdas), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Magelang kembali mengadakan bimbingan tknis (Bimtek) tahap II. Dalam kegiatan yang berlangsung dua hari mulai kemarin, melibatkan kalangan akademisi, pelaku bisnis, komunitas penggiat wisata, tim pelaksana dan tim teknis, juga Paguyuban Kepala Desa se-Kabupaten Magelang. Kegiatan membahas progres penyusunan masterplan smart city dan Quick Win Program Unggulan dengan dihadiri Pimpinan Proyek Smart City Kementerian Kominfo Dwi Elfrida.

“Pengembangan smart city adalah proses seumur hidup. Sementara masterplan-nya bisa dibuat maksimal 10 tahunan. Namun bisa direvisi dan menyesuaikan tiap setahun atau dua tahun sekali,” kata Elfrida, Senin (6/8).

Kegiatan tahap II ini diselenggarakan di Ruang Bina Karya, Kompleks Pemkab Magelang. Dalam kesempatan itu, Elfrida meminta dalam tugas pelayanan pemerintahan, masyarakat harus diberikan fasilitas sebaik mungkin. Sehingga dapat berpartisipasi dan turut serta dalam memutuskan kebijakan.

“Jadi masyarakat itu jangan cuma dikasih kesempatan untuk lapor. Jalan rusak lapor, ini rusak lapor, oke itu bagus satu sisi. Tapi seharusnya masyarakat juga sudah difasilitasi keikutsertaannya untuk memutuskan kebijakan, berpartisipasi memberi kontribusi dan masukan kepada kepala daerah dalam hal mengambil kebijakan,” pintanya.

Menurut Plt Sekda Pemkab Magelang Eko Triyono, penerapan smart city guna memudahkan dan memajukan masyarakat. Terutama meningkatkaan efisiensi di berbagai kegiatan, meningkatkan efektivitas layanan, peningkatan standar dan kualitas kehidupan serta mendorong aktivitas ekonomi dapat diwujudkan. Kesiapan daerah merupakan unsur yang sangat penting dalam mengembangkan program ini.

Dijelaskan Kepala Dinas Kominfo Pemkab Magelang Agus Liem, Bimtek tahap II lebih fokus pada materi dan diskusi mengenai ‘Analisis Strategis Smartcity’. Hadir sebagai pembicara Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Statistik Kementerian Kominfo Sugeng Riyadi dan Sekretaris Diskominfo Pemkab Magelang Sri Suraryo. Ditambah narasumber partner IT dari PT Lintasarta Nurdi Hafidz. (dem/laz/mg1)