JOGJA – Gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan kekuatan 7 skala richter (SR) menuai banyak empati dan simpati dari masyarakat Indonesia. Banyak gerakan atau aksi yang dilakukan oleh masyarakat untuk membantu korban bencana gempa di Lombok.

Salah satunya gerakan kepedulian yang dilakukan oleh para pemuda Masjid Nurul ‘Ashri Deresan, Jogja, Senin (6/8).

Sekitar pukul 12.00 setelah Salat Dhuhur berlangsung, dilakukan Salat Ghaib yang ditujukan untuk para korban gempa di Lombok yang diimami oleh Ustaz Shobirin.

Usai Salat Ghaib, Masjid Nurul ‘Ashri juga menerima pengumpulan bantuan berupa uang dan barang-barang seperti pakaian dan alat-alat elektronik. Ketua Kajian Muslim (Kamus) Masjid Nurul ‘Ashri Rony Irawan mengatakan untuk beberapa benda yang masih dapat dijual akan akan dijual di halaman masjid pada Minggu (12/8). “Kemudian uang dan barang akan diserahkan kepada para korban di Lombok,” ujarnya.

Pengumpulan bantuan tersebut akan berlangsung hingga Sabtu (11/8) dan kemudian diserahkan ke Lombok pada Jumat (17/8). Barang-barang yang saat ini sudah terkumpul di halaman masjid yakni berupa pakaian, barang-barang elekronik, dan mainan untuk anak-anak.

Nantinya, saat tiba di Lombok, pengurus masjid juga akan melaksanakan beberapa kegiatan untuk menghibur dan mengurangi trauma para korban Lombok.

“Di sana kami akan melaksakan program trauma healing untuk anak-anak khususnya, juga untuk korban-koran yang lain untuk mengurangi trauma-trauma yang diderita korban, salah satunya dengan melakukan kegiatan seperti lomba-lomba,” ujarnya.

Dia juga berharap, dengan adanya Salat Ghaib dan bantuan-bantuan yang terkumpul hingga akan mengurangi atau meringankan beban korban-korban yang ada di Lombok dan dapat bermanfaat. (mg5/ila)