KULONPROGO – Kemarau panjang yang akan terjadi di Kulonprogo berpotensi menyebabkan kebakaran di area perbukitan dan hutan Perbukitan Menoreh. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo mendata sejumlah area lahan yang dinilai mudah terbakar.

Kepala Pelaksana BPBD Kulonprogo Ariadi mengatakan pohon di hutan wilayah Perbukitan Menoreh mulai meranggas. Sejumlah wilayah lain juga mengalami kondisi serupa. Wilayah-wilayah tersebut sangat mudah terbakar.

“Potensi kebakaran di wilayah-wilayah tersebut saat ini tinggi. Kemarau sudah lebih dari tiga bulan. Pohon-pohon meranggas, sangat mudah tersulut api. Jadi masyarakat harus hari-hati, buang puntung rokok jangan sembarangan,” imbau Ariadi (4/8).

Belum lama ini terjadi kebakaran lahan di area pegunungan Tlogolelo, Hargomulyo. Menjadi bukti adanya potensi kebakaran di Kulonprogo. Wilayah tersebut juga menjadi wilayah yang telah terdampak kekeringan sejak dua bulan terakhir.

“Kami bisa melihat data rawan kebakaran ini dari proposal droping air berada di delapan kecamatan. Saya berharap masyarakat ekstra berhati-hati. Membakar sampah juga harus diawasi, jangan ditinggal,” kata Ariadi. (tom/iwa/fn)