SLEMAN – Taman Denggung menjadi tempat hiburan gratis bagi masyarakat Sleman yang masih diminati. Namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menilai Taman Denggung harus ditata. Terutama penataan pedagang kaki lima (PKL) yang ada di sana.

Banyak terdapat wahana permainan yang diperuntukkan bagi anak di Taman Denggung. Berbagai macam jajanan dapat ditemui. Taman Denggung dinilai merupakan wajah dari Sleman.

Sehingga diperlukan penataan ulang agar wajahnya semakin baik. Posisi penjaja makanan di pinggir trotoar membuat kesan Taman Denggung semrawut. Pedagang lain turut memanfaatkan sebagian ruang di antara jalan pedestrian sebagai tempat berjualan.

Pemkab Sleman berencana menata ulang kawasan Taman Denggung. Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Junaidi mengatakan penataan akan dilakukan pada 2019.

Junaidi mengatakan nantinya para PKL Taman Denggung akan terbagi di dua tempat. Satu di sebelah utara skate park, satu lagi di selatan lapangan.

“Rencananya akan dibuatkan los-los untuk PKL,” jelas Junaidi.

Dikatakan, setiap PKL dilarang meninggalkan gerobak pada los yang telah disediakan. Hal itu terkait dengan estetika agar tidak terkesan kumuh.

“Boleh pakai gerobak asal gerobaknya tidak ditinggal,” kata Junaidi.

Dia memastikan pembenahan lapangan Denggung juga terus dilakukan. Mulai dari pembenahan permukaan lapangan hingga drainase. “Rencananya dibuat agar menyerupai lapangan Istana Negara,” ujar Junaidi.

Sejumlah PKL yang tergabung dalam Paguyuban PKL Taman Gajah menyebut telah mengetahui rencana penataan lapak pedagang tersebut. Salah seorang penjual makanan Erna Radya Wati, 47, mengatakan tidak tahu kapan proses penataan dimulai.

Perempuan yang sudah tiga tahun berjualan di Taman Denggung itu mengatakan setuju dan mendukung langkah Pemkab Sleman menata PKL. “Asal tempat berjualannya masih di sekitaran Taman Denggung,” kata Erna.

Menurut dia, Taman Denggung saat ini sangat ramai dikunjungi. Berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya. Sehingga, dia menyayangkan jika Pemkab Sleman memindahkan para PKL jauh dari Taman Denggung.

“Ini selain sebagai tempat wisata, juga sebagai penyangga ekonomi kami para PKL,” kata Erna. (har/iwa/fn)