BANTUL – Menjelang Hari Raya Idul Adha tak hanya penjualan hewan kurban yang mengalami peningkatan. Profesi seperti pandai besi juga meraup keuntungan dari momentum ini.

Salah satu perajin pisau di Jalan Wates, Kalibayem, Bantul Suyanto mengungkapkan, dalam seminggu terakhir pesanan pisau pemotong hewan kurban mengalami kenaikan. Suyanto menuturkan, bisa menggarap sekitar lima sampai tujuh buah pisau per harinya.
“Kalau hari-hari biasa paling banyak hanya dapat empat pesanan saja,” ujarnya ditemui, Sabtu (4/8).

Suyanto juga mengatakan, untuk waktu pengerjaan satu pisaunya berkisar antara satu hingga dua hari tergantung dari ukuran pisaunya. “Biasanya yang dipesan golok dan pisau daging,” ujarnya.

Selain pembuatan pandai besi, dia juga menerima pengasahan dan perbaikan pisau. Selain pesanan pisau, Suyanto menerima order pembuatan kapak untuk membelah tulang. Untuk harga, Suyanto membanderol harga sebesar Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu. “Tergantung bahan yang dipilih. Ada besi, baja, dan bahan campuran keduanya” ujarnya.

Salah satu pengguna jasa pembuatan pisau di tempat ini, Subagyo mengatakan, lebih memilih membuat pisau sesuai keinginannya daripada membeli jadi. Sebab, dia bisa memilih sendiri bahan yang digunakan. “Kalau beli di pasar takutnya besi campuran, dipakai beberapa kali biasanya sudah tidak tajam,” ujarnya. (cr5/ila/mg1)