Tri Hamdani, Jodi , dan Amarzukih Siap Dimainkan

SLEMAN- Ujian bagi para pemain anyar PSS Sleman akan dibuktikan saat menjamu Persiwa Wamena di Stadion Maguwoharjo malam ini. Ya, dua rekrutan anyar Jodi Kustiawan dan Amarzukih diprediksi bakal langsung mengisi starting eleven di laga kandang pertama putaran kedua Grup Timur Liga 2.

Ya, Jodi bakal diplot mengisi posisi bek tengah yang sebelumnya ditempati eks kapten, Hisyam Tolle. Di posisi itu, eks Persela Lamongan ini bakal berduet dengan M Zamzani. Sementara Amarzukih, dipastikan akan dikembalikan ke posisi aslinya sebagai gelandang bertahan, mendampingi Ichsan Pratama dan Dave Mustaine di lini tengah.

Hal tersebut bisa dimaklumi. Sebab selama di PSMS Medan, mantan pemain Macan Kemayoran –julukan Persija tersebut kerap dipasangkan sebagai bek kanan. ”Saya kembalikan Amarzukih ke posisi aslinya sebagai gelandang bertahan,” kata Seto di Stadion Maguwoharjo, Jumat (3/8).

Seto mengaku cukup puas dengan progres adaptasi para pemain baru ini. Termasuk kiper Try Hamdani yang sebelumnya berseragam Persipura juga memiliki peluang untuk menggeser kiper utama PSS Sleman Ega Rizky.

Sejatinya, PSS Sleman memiliki satu nama lagi di posisi kipper, yakni Mario Alberta Aibekop yang tengah mengikuti trial. Namun sepertinya Seto belum cukup terkesan dengan pemain yang pernah menjadi bagian timnas Indonesia tersebut.”Kalau untuk striker kami masih memiliki Tambun yang mau bergerak,” terangnya.

Melawan skuad Badai Pegunungan Tengah -julukan Persiwa, Seto dihadapkan pada persoalan minimnya skuad setelah pencoretan enam pemain. Praktis, saat ini PSS Sleman hanya memiliki 18 pemain plus tiga pemain berposisi sebagai shot stoper. Seperti di posisi bek tengah, PSS kini hanya memiliki Jodi dan Zamzani. “Mungkin Ari Sandy bisa saya tarik ke belakang dan dikombinasikan dengan dua bek tengah yang ada,” katanya.

Meski lawan yang dihadapi berada di dasar klasemen, Seto meminta kepada Dave Mustaine dkk untuk tidak menganggap remeh. Berkaca pada laga pertama, di Stadion Mashud Winusaputra, Kuningan skuad Super Elja banyak tertekan sepanjang laga. Beruntung PSS Sleman berhasil unggul melalui gol cepat Slamet Budiono. “Kami tidak bisa anggap remeh karena di laga pertama kami banyak ditekan,” jelasnya.

Sementara Ichsan Pratama mengaku siap mengamankan poin penuh dilaga kandang. Dukungan Slemania dan BCS, menjadi cambuk baginya untuk berjuang keras mengamankan tiga angka. “Semua pemain siap memberikan yang terbaik,” katanya.

Pelatih Persiwa Wamena Suimin Diharja mengakui lawan yang dihadapi memiliki kualitas yang baik. Apalagi persoalan lemahnya konsentrasi para pemain belum juga terpecahkan. “Dari evaluasi, kami kerap kebobolan di menit-menit awal. Itu menandakan lemahnya konsentrasi kami. Sampai pertandingan terakhir masih terjadi,” tegasnya.

Bermain di hadapan ribuan suporter fanatik PSS, dia meminta kepada skuadnya untuk bisa mencuri angka. Beruntung tidak ada satu pun pemain yang cedera dan akumuliasi dilaga nanti. “Kami datang bukan untuk memberi angka kepada lawan,” kata pelatih gaek asal Medan ini. (bhn/din/mg1)