SLEMAN – Jajaran Polsek Cangkringan membekuk duo pencuri burung Murai Batu. Dua tersangka, Enggar Rudiyanto, 24 dan Wardani Tri Nugroho, 18, menggondol lima ekor Murai Batu. Kelima ekor burung tersebut ditaksir senilai Rp 58 juta.

Keduanya beraksi pada Rabu (25/7) di kediaman Ari Purwanto, Dungsari, Wukirsari, Cangkringan. Guna memuluskan aksinya, keduanya beraksi pada dini hari. Terlebih dahulu mengintai, keduanya menyasar kandang ternak Murai Batu.

“Caranya dengan merusak gembok rumah lalu merusak gembok kandang. Kelima Murai Batu dibawa dengan satu sangkar. Enggar yang bertugas beraksi. Wardani standby di motor menunggu di luar rumah,” jelas Kapolsek Cangkringan AKP Sutarman Jumat (3/8).

Usai mendapatkan laporan, tim Opsnal Polsek Cangkringan bergerak. Berdasarkan bukti dan keterangan saksi, indikasi pencurian mengarah ke kedua tersangka. Selanjutnya dilakukan penangkapan di kediaman masing-masing Kawasan Hargobinangun, Pakem, Senin (30/7).

Dari keterangan para pelaku, polisi langsung mencari barang bukti. Tiga Murai Batu dijual di Pasar Satwa Yogyakarta (PASTY), satu ekor dijual di kawasan Jalan Palagan dan satu di Dusun Baratan Pakem. Kelima ekor burung tersebut berhasil diamankan dan menjadi barang bukti.

“Dari penjualan tersebut hanya tersisa Rp 1,5 juta dan kami jadikan barang bukti. Untuk tersangka Enggar merupakan residivis dan pernah meringkuk di Polsek Ngaglik dan Polsek Depok Timur. Untuk aksi kali ini dijerat dengan Pasal 363 KUHP ancaman pidana tujuh tahun,” kata Sutarman.

Enggar mengaku baru kali ini melakukan pencurian. Untuk dua kasus sebelumnya dia ditahan atas tindak pidana penganiayaan. Dia mengaku spontan melakukan pencurian meski diawali dengan survei terlebih dahulu.

Untuk memuluskan aksinya, pria pengangguran ini mengajak tetangganya, Wardani. Kelima burung tersebut berhasil dijual seharga Rp 6 juta. Wardani hanya mendapatkan bagian Rp 200 ribu.

“Uangnya buat jajan dan pembagiannya memang seperti itu. Spontan saja setelah melintas di daerah situ. Karena terlihat sepi akhirnya beraksi. Setelah berhasil langsung dijual ke PASTY, Jalan Palagan dan Baratan Pakem,” kata Enggar.

Korban Ari Purwanto, 32, baru mengetahui ada pencurian Rabu pagi (25/7). Terlebih dahulu sang istri yang melihat kandang dalam keadaan terbuka. Dalam kandang tersebut sejatinya ada enam Murai Batu. Satu burung sempat terlepas namun akhirnya kembali lagi.

“Ada dua ekor yang harganya sampai Rp 24 juta, sudah ‘jadi’ semua. Tapi ini ada yang stres dan ekornya bodol. Kebetulan saya ternak Murai Batu dan semua burung yang dicuri berasal dari satu kandang besar,” ujar Ari. (dwi/iwa/mg1)