PURWOREJO-Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Purworejo menunjuk penasihat hukum dalam upaya pengajuan permohonan sengketa proses Pemilu yang tengah dihadapinya. PSI menunjuk Teguh Purnomo dari Jaringan Advokasi Hukum dan Pemilu Jawa Tengah.

Ketua DPD PSI Purworejo Okgy Prasetyo mengatakan, pihaknya siap menerima putusan hasil persidangan adjudikasi yang digelar di Panwaskab Purworejo, hari ini (3/8). Hanya saja jika putusan yang
disampaikan nanti tidak sesuai harapan, pihaknya siap menempuh jalur
lain. “Kami melihat ketidakprofesionalan KPU Purworejo. Kami rasa kami dibiarkan melakukan kesalahan,” kata Okgy, Kamis (3/8).

Menurutnya permasalahan yang terjadi pada PSI jelas ada faktor penyebabnya. Dia menilai KPU Purworejo sebagai penyebabnya. Sebab, sejak awal, KPU yang bertugas sebagai pembimbing partai tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik. “Katakan kami ini sudah salah arah tapi dibiarkan dan seolah menunggu
kesalahan kami,” imbuh Okgy.

Menurutnya, apapun keputusan yang dijatuhkan Panwas Purworejo tentang
sengketa Pemilu tersebut, pihaknya akan menghormati. Namun jika nantinya dinyatakan permohonan itu tidak bisa dilanjutkan, pihaknya tetap akan memrosesnya.

Teguh Purnomo menjelaskan, selaku penyelenggara pemilu baik KPU dan Panwas layak bertanggung jawab. KPU sebagai penyelenggara Pemilu seolah membiarkan dan Panwas seharusnya juga mengawal juga harus mengingatkan.

Kehadiran PSI di arena pendaftaran sebelum pukul 24.00, harus dimaknai bahwa PSI sudah datang. Dan sebagai penyelenggara, KPU seharusnya memiliki tugas untuk membimbing jika ada berkas yang belum rapi.Selain itu dia melihat jika sebenarnya masih ada waktu untuk
perbaikan.‚ÄĚKami melihat ada kelambanan dari KPU karena seharusnya juga mereka juga bisa lebih proaktif ke partai,” imbuh Okgy.

Ketua Panwas Purworejo Rinto Hariyadi mempersilakan PSI yang ingin mengganti kuasa hukumnya. Hal itu menjadi hak dari PSI Purworejo. “Yang jelas Panwas akan melakukan pembacaan putusan sidang adjudikasi proses sengketa Pemilu. Dan kami harapkan semua pihak bisa menghormati keputusan yang ada,” kata Rinto.

Anggota KPU Purworejo Divisi Pemantauan, Pemungutan, Pemungutan Suara, Data dan Informasi Widya Astuti mengatakan, KPU Purworejo menghormati semua proses yang ada di Panwas dan siap mengikuti semua putusannya. (udi/din/mg1)