SLEMAN – Jumlah guru di Indonesia masih dikatakan terbatas. Kekurangan guru di Indonesia sekitar 80 ribu, sedangkan guru yang telah tersertifikasi hanya ada 15 ribu orang. Berangkat dari situ, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) diberi amanah untuk menyelenggarakan PPG Prajabatan Bersubsidi Kelompok III Tahun 2018.

”Guru yang telah tersertifikasi hanya ada 15 ribu orang. Harapannya alumni PPG ini bisa langsung mengisi kekurangan formasi guru di berbagai sekolah mulai SD hingga SMA/SMK,” jelas Rektor UNY Sutrisna Wibawa pada kegiatan Orientasi Akademik PPG di Ruang Sidang Utama Rektorat UNY, Kamis (2/8).

Disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, bahwa pendidikan profesi merupakan pendidikan tinggi setelah program sarjana yang bertujuan menyiapkan mahasiswa dalam pekerjaan yang memerlukan persyaratan keahlian khusus.

”Sehingga mereka bisa memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional,” ujarnya di hadapan 132 peserta.

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dikembangkan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) ini mengacu Standar Pendidikan Guru yang mencakup standar pendidikan, standar penelitian, dan standar pengabdian kepada masyarakat.

Sutrisna berpesan, peserta PPG bisa menggunakan kesempatan ini dengan baik karena kegiatan tersebut disubsidi oleh negara. Peserta diharapkan bisa berbaur dan menyatu serta bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di kampus dengan maksimal.

Ketua Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, Tenaga Kependidikan, dan Non-Kependidikan (P4TKN) UNY Suyud mengungkapkan, penyelenggaraan program PPG Bersubsidi Tahun 2018 ini merupakan tugas yang diberikan Kemenristekdikti untuk UNY.

UNY melaksanakan PPG untuk enam program studi. Yakni Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan IPA, Pendidikan Matematika dan Pendidikan Teknik Otomotif dari 18 perguruan tinggi negeri maupun swasta dari seluruh Indonesia. ”Seluruhnya berkuota 142 orang,” ungkap Suyud.

Namun, dari kuota itu, peserta yang lapor diri hanya 132 orang yang terdiri dari 23 orang Pendidikan Bahasa Indonesia, 20 orang Pendidikan Bahasa Inggris, 22 orang Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), 26 orang Pendidikan IPA, 23 orang Pendidikan Matematika, dan 18 orang Pendidikan Teknik Otomotif.

Program PPG Prajabatan Bersubsidi Angkatan III ini ditandai dengan pemberian kuliah umum oleh Rektor UNY Sutrisna Wibawa dan Wakil Rektor I Margana.

Salah satu peserta, Sigit Prasetyo dari PGSD Universitas Negeri Semarang berharap dengan kegiatan ini bisa menjadikannya guru profesional dan dapat diangkat menjadi pegawai negeri sipil. (ita/ila/mg1)