KULONPROGO – Polda DIJ menggelar tablig akbar di Masjid Al-Khoiriyah, Desa Garongan, Kecamatan Panjatan, Kamis (2/8). Kegiatan tersebut sebagai dukungan spiritual pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Doa bersama tersebut mengambil tema Tablig Akbar dan Doa Bersama dalam Rangka Mendukung Percepatan Pembangunan di Kabupaten Kulonprogo. Menghadirkan KH Ahmad Budiarto sebagai penceramah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kulonprogo. Ribuan jamaah dari DIJ dan Jawa Tengah mengikuti acara dengan khidmat.

“Kegiatan ini diinisiasi Polda DIJ sebagai upaya mendinginkan suasana menghadapi pembangunan di Kulonprogo. Agama berperan penting pengendalikan kondisi agar kondusif,” kata Wadir Intelkam Polda DIJ AKBP Suswanto.

Menurut Suswanto, dengan doa bersama diharapkan menciptakan kesejukan. Warga terdampak NYIA bisa lebih tenang kehidupannya.

Kegiatan tersebut menjadi wadah menyatukan aparat keamanan dan masyarakat. “Harus berdoa terus untuk mendukung pembangunan. Semoga berjalan tanpa halangan,” ujar Suswanto.

Kapolres Kulonprogo AKBP Anggara Nasution berharap tablig akbar tersebut bisa mewujudkan upaya pemerintah menyejahterakan masyarakat. Berjalan sesuai harapan dan bermanfaat.

“Kami berkomitmen mendukung pembangunan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Ini upaya Polda DIJ dan Polres Kulonprogo mendekatkan diri kepada masyarakat,” ungkap Anggara.

Staf Ahli Bupati Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik Setda Kulonprogo Arif Sudarmanto mengapresiasi kegiatan tersebut. Pemerintah, aparat dan masyarakat bersinergi.

KH Ahmad Budiarto mengatakan Tuhan menciptakan manusia bersuku-suku. “Dengan keberagaman harus menjalin kesatuan. Sehingga pembangunan bandara bisa lancar,” ujar Ahmad. (tom/iwa/mg1)