Percepat Adaptasi, Pelajari Gaya Main lewat YouTube

PSS Sleman sepertinya memiliki ketertarikan mengumpulkan para pemain gaek untuk memuluskan ambisi promosi Liga 1. Ya, setelah mencoret pemain sarat pengalaman Syamsul Chaeruddin, PSS membawa pemain berumur lainnya Ahmad Amarzukih.

Bahana, Sleman

Ya, Amarzukih tidak lagi muda. Usianya kini memasuki 34. Cukup senja untuk ukuran seorang pemain bola profesional. Pada masa-masa tersebut, biasanya pemain profesional sudah ancang-ancang untuk gantung sepatu. Bahkan sudah ada yang memutuskan pensiun. Bila masih bertahan bermain, biasanya akan berpindah ke kompetisi secara kasta dan ritme permainan tidak terlalu tinggi. Hal itu pula yang dilakukan oleh Amarzukih.

Sepanjang perjalanan karir sepak bola, Amarzukih identik dengan Persija Jakarta. Gelandang serba bisa ini hampir tujuh tahun membela Macan Kemayoran –julukan Persija. Sebelum merepat ke Persija, dia terlebih dahulu bermain untuk tim Persitara.

Dari Persija, dia pindah ke PSMS Medan. Di tim ayam Kinantan –julukan PSMS Medan, karirnya tak berlangsung lama. Setengah musim bersama PSMS, Amarzukih harus angkat kaki seiring perombakan besar-besaran oleh PSMS. Keberadaannya dinilai tidak banyak membantu performa PSMS di putaran pertama Liga 1.

Namun, tidak butuh waktu lama bagi Amarzukih untuk menganggur. Klub asal Kabupaten Sembada ini pun akhirnya menjadi tempat pelabuhan selanjutnya. Inilah tim kasta Liga 2 yang dihuni setelah sepuluh tahun selalu mengarungi kasta tertinggi Liga Indonesia.

Kehadiran Amarzukih diharapkan bisa menjadi motor baru, setelah sebelumnya, PSS Sleman melakukan perombakan besar-besaran dengan mencoret enam pemain. ”Motivasi saya seperti saat berada di Persitara dulu. Ingin membawa Sleman (PSS) naik ke Liga 1,” janjinya saat ditemui di Lapangan UNY baru-baru ini.

Di PSS, Amarzukih akan bersaing dengan sejumlah gelandang yang telah ada, seperti Ichsan Pratama, Ilhamul Irhaz, Rifal Lastori, dan Slamet Budiono. Menyandang pemain senior, memang bukan jaminan bagi Amarzukih untuk bisa menempati starting eleven PSS Sleman. ”Persaingan itu wajar. Di mana pun pemain selalu bersaing,” jelasnya.

Amarzukih sendiri secara resmi telah mengikuti latihan bersama Dave Mustaine dkk Rabu (1/8) lalu. Selain Amarzukih, juga terdapat sejumlah nama pemain anyar yang ikut serta berlati seperti Jodi Kustiawan (eks Persela) dan Try Hamdani (eks Persipura). Baru bergabung bersama PSS Sleman, Amarzukih sudah ditunggu laga kandang melawan Persiwa Wamena akhir pekan ini.

Diakui, sebelum mendapat tawaran bergabung, terlebih dahulu mempelajari gaya permainan PSS dan juga suasana Stadion Maguwoharjo. ”Untuk adaptasi saya juga sudah banyak mempelajari gaya permainan PSS melalui YouTube,” jelasnya.

Selain itu, dia pun cukup kagum dengan dukungan yang selalu diberikan para pendukung Sleman. Suasana stadion yang selalu meriah ini juga yang menjadi pertimbangan bagi dirinya untuk merapat ke PSS. ”Pendukung di sini selalu kompak,” pujinya. (din/mg1)