MAGELANG-Ditutupnya wahana air mancur menari atau dancing fountain yang berada di sisi selatan Alun-alun Kota Magelang akhirnya menarik perhatian anggota DPRD Kota Magelang. Sejumlah anggota Komisi C DPRD Kota Magelang heran dengan ditutupnya wahana yang diresmikan akhir tahun lalu itu.

Untuk membuktikannya, mereka menyambangi proyek ini. Namun, kedatangan mereka hanya ditemui pelaksana proyek bernama Dulkhamid. Kepada anggota dewan, Dulkamid menjelaska hanya mempersiapkan penggantian kabel. Mereka bertanya-tanya karena pihak eksekutif maupun pelaksana kegiatan tidak ada keterangan yang jelas sama sekali. “Masyarakat hanya tahu, kalau sedang ada perbaikan,’’ kata anggota Komisi C DPRD Kota Magelang Moch Haryadi.

Kepala Seksi Pertamanan dan PJU Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Magelang, Yetty Setyaningsih, menjelaskan proyek yang menelan anggaran Rp 4,9 miliar ini memang sedang dalam perbaikan. Perbaikan tersebut harus dilakukan agar kinerja dancing fountain bisa lebih maksimal. Harapannya, bisa terselesaikan dalam satu minggu ke depan. “Terpaksa kita tutup, karena yang diperbaiki menyangkut kabel,” tandasnya. (dem/din/mg1)