JOGJA – Langkah Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY)  ikut mencerdaskan generasi anak bangsa, patut diapresiasi. Ini dibuktikan dengan pembangunan perpustakaan Gardu Pintar di Desa Kepek, Wonosari, Gunungkidul. Berbeda dengan perpustakaan pada umumnya, di perpustakaan ini masyarakat bebas memilih dan meminjam buku.

“Perpustakaan ini sekaligus untuk mengajarkan masyarakat tentang kejujuran. Sebab, masyarakat dibebaskan mencatat sendiri buku yang dipinjam dan kapan akan mengembalikan,” kata Kepala Bagian Pelayanan Teknis Perpustakaan UAJY Prastowo Harso Pamardi.

Ide membuat perpustakaan ini berawal dari Kepala Desa Kepek Bambang Setyawan dan dukungan pustakawan dari Badan Perpustakaan dan Arsip Gunungkidul  Agung Wibowo.

Selain UAJY, perpustakaan ini mendapat dukungan dari BPAD DIJ, Telkomsel, Prodi Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga dan UNY. “Kami menghibahkan 82 eksemplar bahan pustaka seperti buku dan jurnal,” ungkap Prastowo.

Ia berharap keberadaan perpustakaan dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh para pemuda dan masyarakat setempat. Dengan demikian para pemuda tidak terjerumus dalam kegiatan negatif.

Ia pun meminta kepada masyarakat Desa Kepek dan sekitarnya dapat menjaga dan merawat keberadaan perpustakaan itu. “Semoga perpustakaan Gardu Pintar ini dapat membuat warga semakin pintar dan wawasannya semakin luas,” harap Agung Wibowo. (mar/mg1)