WONOSARI-Pemerintah Kecamatan Panggang Gunungkidul mengadakan kegiatan tilik padukuhan atau lomba desa Tingkat Kecamatan Panggang, Selasa (27/7). Kegiatan rutin menyambut HUT RI ini sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam segala aspek kehidupan, baik sosial, budaya, pendidikan, dan pembangunan.Kegiatan ini diikuti enam desa. Masing-masing diwakili satu padukuhan.

Berbagai persiapan telah dilakukan. Padukuhan Turunan misalnya, masyarakat telah mempersiapkan berbagai agenda secara swadaya seperti pembersihan lingkungan, pembuatan pagar, tugu, dan gapura.

Untuk memeriahkan ditampilkan pula berbagai potensi kesenian yang dikemas dalam bentuk gelar budaya maupun potensi kesenian antara lain, gejog lesung, karawitan, serta kesenian Jaranandari.

Malam harinya ditampilkan kesenian Toklik dari grup Toklik Mangun Raras, dan Ketoprak Mataram dengan judul Penjalin Pethuk. Gelar budaya yang didukung oleh Dinas Pariwisata DIY ini disambut antusias oleh masyarakat.
kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanto selaku mengapresiasi persiapan yang dilakukan masyarakat serta memberi motivasi agar masyarakat tetap kompak dalam memajukan wilayahnya melalui potensi wisata.

Ditambahkan, potensi wisata yang ada di Padukuhan Turunan, Girisuko memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan yang lain. Salah satunya adalah objek wisata Watu Payung, memiliki nilai jual cukup tinggi karena memiliki gardu pandang yang dikelilingi suasana alam pedesaan dengan sungai Oya yang mengalir di bawahnya.

Kasi Pelayanan Desa Girisuko Marsudiyono berharap hutan wisata dan Watu Payung yang ada di wilayah tersebut dapat dimanfaatkan untuk menunjang perekonomian masyarakat sekitar. (*/a1/din/fn)