SLEMAN – Hasil positif di putaran pertama tak menyurutkan ambisi PSS Sleman untuk memperkuat skuad. Meski sudah memiliki skuad dengan kualitas mumpuni Super Elja (Elang Jawa, Red) masih akan menambah pemain jelang memasuki putaran kedua Liga 2.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara menyatakan, timnya masih membutuhkan tambahan skuad di setiap lini. Sejumlah nama sedang dibidik untuk mengisi ke dalaman skuad. “Kami sudah mengantongi sejumlah nama bidikan,’’ kata Seto.

Seto mengaku telah mengusulkan penambahan skuad tersebut kepada pihak manajemen. Pihaknya masih akan menunggu keputusan manajemen untuk bisa mendapatkan pemain yang diminati. Melihat skuad yang dimiliki PSS Sleman saat ini, Seto tak memberi patokan bahwa pemain yang dimainkan harus berasal dari Liga 1. Saya melihat kemampuan dan karakter yang sesuai dibutuhkan tim,” jelasnya.

Dari semua kebutuhan, lini depan menjadi yang paling dibutuhkan saat ini menyusul stok cederanya Adi Nugroho. Apalagi, selama ini PSS Sleman kerap bergantung pada Tambun Naibaho dan I Made Wirahadi.

Sedankan keberadaan Christian Gonzales, sampai saat ini belum ada kejelasan karena masih bermasalah dengan klub sebelumnya. “Gonzales masih fifty-fifty dan kita usahakan bisa segera rampung,” katanya.

Mantan allenatore PSIM Jogja ini menginginkan striker yang secara kualitas sama dengan yang dimiliki saat ini. Dia menyebut, timnya butuh striker yang rajin melakukan serangan dengan daya dobrak ke pertahanan lawan.
Pelatih yang sedang mengambil kursus lisensi Pro AFC ini menambahkan yang tidak kalah penting adalah hadirnya gelandang anyar. Kondisi Syamsul Chaeruddin, yang kerap didera cedera membuat PSS Sleman mencarikan pelapis sepadan.

Manajemen PSS masih merahasiakan komposisi anyarnya kepada publik. Meski begitu, Manajer PSS, Sismantoro tidak menampik adanya perubahan di skuad PSS pada putaran kedua nanti.“Kami umumkan kepada publik, saat sudah pasti,” jelasnya. (bhn/din/fn)