JLSS-BANDARA: Tahun ini pembangunan Jembatan Srandakan III menghubungkan objek wisata Pantai Pandasimo, Bantul dengan Pantai Trisik, Kulonprogo. (SETIAKY A. KUSUMA/RADAR JOGJA)

Menyongsong selesainya Bandara Kulonprogo pada 2019, pembangunan infrastruktur penunjangnya juga giat dilakukan Dinas PUP dan ESDM DIY. Di antarannya, saat ini juga dibangun peningkatan ruas jalan Tegalsari-Klepu yang menghubungkan Kecamatan Kokap dengan Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo. Jalan sepanjang 3 kilometer itu membuka akses jalan menuju objek wisata Kalibiru yang menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat. “Kami juga tengah mengerjakan rehabilitasi ruas jalan Nanggulan-Tegalsari, Kulonprogo,” ujar Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUP dan ESDM DIY Bambang Sugaib.

Ruas jalan sepanjang 3 kilometer itu menghubungkan akses jalan dari Sentolo hingga Kalibawang berlanjut ke Candi Borobudur.Bambang mengatakan, nantinya wisatawan makin banyak berkunjung ke Jogja dengan setelah bandara baru terbangun. Sejumlah wisatawan mancanegara diprediksi banyak mengunjungi Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Karena itu, akses jalan menuju kedua objek wisata legendaris itu juga telah ditingkatkan.

“Nantinya dari bandara berlanjut ke Borobudur terus Prambanan, melalui Tempel dan Cangkringan. Lalu berlanjut ke Tebing Breksi, terus ke Wonosari melalui Jembatan Sembada-Handayani, Ngalang-Nguwot dan lanjut pantai selatan. Dari sana lewat JJLS kembali ke bandara Kulonprogo melalui Bantul, Srandakan dan Galur, Kulonprogo,” jelasnya.

Tahun ini bidang bina marga juga tengah merampungkan pembangunan Jembatan Srandakan III yang menghubungkan objek wisata Pantai Pandansimo, Bantul dengan Pantai Trisik, Kulonprogo. Keberadaan Jembatan Srandakan III ini diharapkan dapat memperlancar arus transportasi. Khususnya di jalur lintas selatan. Kendaraan yang melewati JJLS bisa langsung lurus tanpa harus melewati Jembatan Srandakan II.

Jembatan Srandakan III ini berbeda dengan desain Jembatan Srandakan II. Jembatan Srandakan III ini didesain lebih menarik dan modern. Selain sebagai penghubung diharapkan jembatan ini dapat menjadi ikon jalur lintas selatan. “JJLS menghubungkan jalur-jalur yang mendekati pantai, sekaligus mendukung keberadaan bandara,” katanya. (kus/fn)