SLEMAN – Musibah kebakaran merupakan bencana yang sulit diprediksi. Bahkan sering terjadi tiba-tiba. Kerugian bisa mencapai jutaan rupiah plus korban jiwa.

Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Tanggap Bencana (Bagana) Satkorcab Sleman meningkatkan kemampuan memadamkan kebakaran. Mereka menggelar pelatihan pemadaman api di Balai Desa Sumberadi, Mlati Selasa (31/7).

Kasat Kornas Bagana Sleman Chabibullah mengatakan kebakaran bisa terjadi di manapun. “Anggota dibekali pelatihan ini untuk menangani bencana kebakaran,” kata Chabibullah.

Dikatakan, mitigasi bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah. “Masyarakat yang dekat lokasi bencana harus punya kemampuan penanggulangan bencana,” kata Chabibullah.

Anggota Banser juga bagian dari masyarakat. Banser bisa menjadi mitra pemerintah dalam mitigasi bencana kebakaran.

Mitigasi bencana oleh Banser sudah melebar hingga pesisir pantai. “Ada juga di pelayanan kesehatan Banser Husada,” kata Chabibullah.

Pelatihan tersebut menggandeng Pemadam Kebakaran (Damkar) Sleman. Diikuti 50 anggota Banser. Dilakukan praktik memadamkan api menggunakan kain goni, alat pemadam kebakaran api ringan (APAR) dan alat pemadam api berat. (har/iwa/fn)