SLEMAN – Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Sadewa menambah fasilitas baru, yakni Sadewa In Vitro Fertilisation (IVF) Center. Ini menjadi unit pelayanan bayi tabung pertama di DIJ, khususnya bagi pasutri yang mempunyai masalah kesuburan atau ingin mempunyai anak. Peresmian IVF Center RSKIA Sadewa dilakukan Bupati Sleman, Senin (30/7).

Direktur RSKIA Sadewa drg Wiwik Lestari mengatakan, IVF Center ini sudah diidam-idamkan Dewan Pengawas RSKIA Sadewa yang juga Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo. Langkah itu dimulai sejak November 2017 dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dan bangunan.”Komitmen kami memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan harga terjangkau dan mempunyai SDM berupa dokter konsultan yang unggul,’’ jelasnya di sela peresmian yang dilakukan.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengapresiasi kehadiran fasilitas ini. Dengan adanya fasilitas ini, selain sebagai Kota Pendidikan, di Jogja, khususnya di Sleman juga dapat dijadikan sebagai pusat kota kesehatan karena banyak rumah sakit yang mumpuni dari segi alat maupun SDM. SDM yang dimiliki meliputi dokter konsultan fertility, embriolog, dan androlog.”Kami bangga senang atas dibangunnya Sadewa IVF Centre ini sebagai solusi bagi masyarakat yang membutuhkannya,” tegasnya.

Menurut Hasto Wardoyo, sebelum di RSKIA Sadewa, sudah ada unit pelayanan bayi tabung yaitu di RSUP Dr Sarjito. Kini Sadewa IVF Centre sebagai unit swasta pertama di DIJ mempunyai upaya untuk menyukseskan program masyarakat yang ingin mempunyai bayi tabung.

Dokter yang dimiliki RS ini sudah ber SIP dan terdapat 12 dokter ahli yang siap melayani 24 jam sehingga pasien yang ingin mempunyai anak segera ditangani. “Kami akan berupaya penuh untuk mewujudkan mimpi para orang tua yang ingin mempunyai anak,” ungkapnya.

Menurutnya, kunci kesuksesan bayi tabung terletak pada tim dokter dan kontribusi yang bagus dari pelayanan serta penanganan. “RSKIA Sadewa IVF Centre merupakan RS ke 33 se-Indonesia yang melayani Unit bayi tabung,’’ jelas perwakilan IVF Pusat Laksmi Ciptaning. (mg4/din/mg1)