SLEMAN – Masalah insentif driver ojek online kembali terjadi. Kali ini menimpa pengemudi Grab. Merasa dikadali oleh manajemen Grab, ratusan driver menggalang aksi off bid Senin (30/7). Mereka tak beroperasi sementara untuk menyuarakan aksi 307 di Lapangan Denggung, Tridadi, Sleman.

Wakil Ketua Paguyuban Posko Grab DIJ Daniel Yudhistira mengatakan, aksi itu sebagai sikap protes atas penurunan insentif yang dinilai memberatkan.

Dikatakan, sistem baru soal insentif mengalami perubahan signifikan. Saat ini setiap driver baru bisa mendapatkan insentif Rp 15 ribu jika sudah delapan kali mengangkut penumpang. Sedangkan bagi yang mendapatkan 15 poin berhak mendapat insentif Rp 40 ribu. Padahal, dengan aturan lama para driver cukup mendapat tujuh poin untuk mendapatkan insentif Rp 20 ribu. Sedangkan perolehan 10 poin dapat Rp 35 ribu. “Soal aturan baru ini tak ada sosialisasi sebelumnya,” sesal Daniel.

Persoalan lain, lanjut Daniel, tarif yang ditentukan perusahaan sangat murah. Rata-rata setiap kilometernya hanya Rp 1.600. Tarif tersebut dianggapnya terlalu kecil untuk risiko driver yang harus ditanggung sendiri. Itu pun masih harus dipotong 20 persen untuk perusahaan. Sementara untuk mencapai target 10 poin sehari saja saat ini cukup berat. Driver harus beroperasi dari pagi hingga malam. Menurut Daniel, tarif ideal sekurang-kurangnya Rp 2 ribu per kilometer. “Perusahaan harus melakukan penyesuaian,” pintanya.

Terpisah, manajemen Grab DIJ enggan berkomentar banyak mengenai hal ini. Adapun, perwakilan manajemen Grab DIJ enggan dikorankan identitasnya. Dia hanya berujar, saat ini masih menunggu koordinasi dengan manajemen Grab pusat. Terkait langkah yang harus dilakukan atas sikap para driver.

“Sebenarnya dampak yang terjadi justru lebih ke konsumen,” dalih salah seorang staf manajemen Grab DIJ Divisi Suport itu.

Sumber tersebut berjanji akan duduk satu meja dengan para driver mitra untuk mencari solusi bersama. Sementara terkait persaingan antarsesama driver Grab yang jumlahnya mencapai ratusan, pihak manajemen berencana melakukan penyesuaian. Hanya, penanganannya diserahkan kepada koperasi yang telah ditunjuk untuk rekrutmen driver. (har/yog/mg1)