MAGELANG – Usai menonton film “22 Menit” Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengapresiasi kinerja kepolisian. Dia mengaku bangga dengan polisi yang rela mempertaruhkan jiwa raga untuk menjaga masyarakat. Kegiatan menonton film itu dilaksanakan di Bioskop Platinum Cineplex, Armada Town Square, Senin (30/7).

“Kami sudah lihat bersama tadi melalui film 22 menit. Saya jadi tahu seperti apa kerja polisi untuk penanganan kejadian-kejadian teror,” kata Sigit.

Dalam acara ini, dia bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Magelang. Disebutkan, dirinya sengaja mengajak seluruh unsur pimpinan untuk menonton bersama film yang mengambil setting tempat di lokasi bekas bom Thamrin, Jakarta, itu.

“Kami ajak teman-teman unsur pimpinan di jajaran Pemkot Magelang biar tahu kondisi saat kejadian teror di Thamrin itu seperti apa,” tuturnya.

Sigit pun beharap, setelah mengetahui seluruh detail dan kejadian tersebut, warga bisa mengambil nilai dan pembelajaran yang tersirat dalam film.

“Artinya, kita perlu kewaspadaan. Dan aparat keamanan, utamanya polisi, juga memiliki tugas berat menjaga kondusivitas satu daerah atau satu kota. Menjaga satu daerah itu sangat mahal harganya,” ungkap Sigit.

Di Kota Magelang sendiri, Sigit meyakini kondisinya aman, kondusif. “Kami lakukan pendekatan dengan seluruh warga masyarakat, apa pun elemennya kami rangkul agar perkembangan di Kota Magelang jadi baik,” ujarnya
Pemutaran film 22 Menit, menurutnya, penting untuk ditonton oleh masyarakat. Sehingga mereka tahu serta paham betapa sulit aparat keamanan untuk merecoveri kejadian-kejadian seperti di dalam film. “Ternyata penanganannya sangat luar biasa. Kalau untuk nilai, film ini baiklah, melibatkan semua unsur pimpinan Polri,” katanya.

Sigit pun mengaku menikmati saat menonton film tersebut. “Kaki saya tadi sampai angkat-angkat gitu waktu nonton,” jelas Sigit. Kegiatan nonton bareng film 22 Menit ini, rencananya akan dilaksanakan selama tiga hari. Mulai Senin (30/7) hingga Rabu besok (1/8). (dem/laz/mg1)